By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : DP3APPKB ; Pendampingan Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > DP3APPKB ; Pendampingan Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

DP3APPKB ; Pendampingan Anak Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Redaksi
Redaksi
Published: 1 September 2022
Bagikan

TARAKAN – Adanya kasus perkelahian anak yang sempat mengebohkan warga Tarakan beberapa waktu lalu, menjadi perhatian khusus Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala DP3APPKB Tarakan Hj Mariyam meneranykan, kasus perkelahian anak yang melibatkan pelajar di Kota Tarakan belum lama ini, sebenarnya merupakan bagian terkecil dari yang terpublish di media sosial. Menurut dia, seharusnya dalam hal ini masyarakat tidak terfokus pada perkelahiannya, melainkan pendampingan terhadap anak jika ada kasus.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Selama ini kami mengakui selalu mendampingi sekecil apapun proses dan dampaknya selagi menjadi tupoksi kami. Bisa kita damping. Sebenarnya itu bagian terkecil dari indikator penilaian kota layak anak,”ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, seharusnya upaya preventif tidak hanya dilakukan OPD saja, melainkan tanggung jawab seluruh stakeholders termasuk media massa. Misalnya ia mencontohkan Pertamina kerap melakukan program bersama Forum Anak seharusnya dapat terpublish dengan masif.

“Saat ini program forum melakukan pendampingan Kampung Nelayan, di belakang BRI dan Amal melakukan simulasi, pengobata massal, dalam bentuk permainan juga ada, ini seharusnya terpublish maksimal,”tuturnya,.

Menurutnya dalam hal ini juga menyoal perkelahian melibatkan anak menjadi tugas orangtua dan sekolah agar tidak kembali terulang.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kadernya di DPRD Bulungan Terlibat Pengeroyokan, Markus Juk : Sanksi Terberat Dipecat
DPRD Kaltara Soroti LSL sebagai Penyumbang Kasus HIV, Dorong Pergub dan Skrining Sekolah
Belum Ditemukan Juga, Pencarian Anca Dihentikan
Melalui Gerakan Literasi, Gubernur Harapkan Terbangunnya Sikap Kritis Masyarakat
Diwajibkan Tutup Sementara, Pemkot Tarakan Sebarkan Maklumat kepada THM
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber