By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Viral Video Ramayana Disegel, Diduga Soal Pembayaran Sewa
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Ekonomi > Viral Video Ramayana Disegel, Diduga Soal Pembayaran Sewa

Viral Video Ramayana Disegel, Diduga Soal Pembayaran Sewa

Redaksi
Redaksi
Published: 9 November 2022
Bagikan

TARAKAN – Video penyegelan Ramayana Store Tarakan oleh kuasa hukum PT. Rizki Sarana Berkah sempat beredar luas di media sosial, Minggu (6/11/22).

Dalam video yang beredar di masyarakat memperlihatkan, pintu rolling door masuk bangunan Ramayana Store di Komplek Pertokoan Gusher di Jalan Gajah Mada Kelurahan Karang Rejo, dikunci menggunakan rantai.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Di video berdurasi 18 detik juga terlihat ada stiker bertulisakan “Aset Ini Disegel Ancaman Pidana Pasal 406 KHUP Merusak/Mencabut Stiker/Segel Peringatan Ini Tanpa Izin Kuasa Hukum PT. Rizki Sarana Berkah”.

Rantai yang digunakan untuk menyegel pintu rolling door Ramayana. Foto : Ist

Dikonfirmasi soal penyegelan tersebut, PT. Ramayana Lestari Sentosa sangat menyayangkan hal itu. Pihaknya juga tidak mengetahui penyebab penyegelan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kita awalnya juga tidak tahu ini yang menyegel itu siapa dan dari mana. Cuman kalau persoalannya dilihat itu masalah bayar membayar sewa, tapi dalam hal ini Ramayana tidak pernah tidak membayar sewa. Jadi kita ada bukti sewanya, bukti lengkap, ini kita sewa itu kita bayar pada kurator,” kata Store Manager Ramayana Joko Prayogo, SH kepada awak media, Senin (7/11/22).

Joko menjelaskan Ramayana setiap bulannya membayar sewa kepada kurator sebagai pihak yang ditunjuk hakim untuk mengurus dan mengelola semua aset PT. Gusher yang sudah dinyatakan pailit melalui putusan Pengadilan Niaga Surabaya Nomor 154 PK/Pdt/2017.

“Jadi sudah clear dalam hal ini Ramayana tidak ada hubungan hukum terhadap pihak yang menyegel. Kalau mereka mau berperkara, berpekaralah ke kurator,” ujar Joko.

Store Manager Ramayana Tarakan Joko Prayogo menunjukan bukti pembayaran sewa. Foto : Fokusborneo.com

Akibat tindakan penyegelan ini, Ramayana banyak dirugikan. Bukan hanya soal jam opersional terganggu, tetapi juga membuat customer enggak datang berbelanja di Ramayana.

“Isunya sudah sampai ke masyarakat, seakan-akan Ramayana itu bermasalah karena sudah disegel dan bermasalah dengan hukum tidak membayar sewa dan sebagainya padahal tidak seperti itu. Kemudian banyak customer kita juga enggan datang ke Ramayana, itu terbukti kemarin (Minggu) cukup drastis kita punya customer icon menurun dibandingkan sebelum-sebelumnya karena isu penyegelan,” beber Joko.

Dampak penyegelan ini, dikatakan Joko juga membuat psikis karyawan terganggu selain omzet yang menurun.

“Secara psikis karyawan saya juga merasa dirugikan terintimidasi kemerdekaan mereka untuk bekerja tanpa intimidasi itu terganggu. Materiilnya juga ada omzet kita menurun,” pungkas Joko.

Kembali ditegaskan Joko, bahwa Ramayana Tarakan tidak ada masalah dengan pihak penyegel. Ia hanya menyesalkan adanya penyegelan ini, karena sangat merugikan pihaknya.

Salah satu stiker segel yang ditempel di pintu rolling door Ramayana. Foto : Ist

“Saya pribadi dan saya yang mewakili Ramayana Tarakan sebenarnya tidak ada masalah apa pun dengan mereka. Maka itu kita sesalkan sekali ketika hal ini terjadi, pasti Ramayana merasa dirugikan,” jelas Joko.

Sebelum membuka segelnya, pihaknya sempat berkoordinasi dengan Reskrim Polres Tarakan. Bahkan pihak Polres menyarankan jika ada tindakan yang merugikan, premanisme dan sebagainya, untuk dibuatkan pelaporan.

“Kemarin kita buka sendiri segelnya itu dan isunya sih mereka melaporkan Ramayana dengan dasar pengrusakan segel dan kita gak tahu segel itu yang masang adalah Kantor Pengacara. Pertanyaannya boleh gak Kantor Pengacara memasang segel itu boleh gak secara hukum,” ujar Joko.

Joko juga menegaskan jika masih terus berlanjut, pihaknya akan melaporkan siapa pun yang melakukan tindakan merugikan Ramayana.

“Kalau ini masih berlanjut terus sangat merugikan sekali Ramayana, pasti kita akan melaporkan siapa pun tindakan yang dapat merugikan Ramayana baik itu Ramayananya maupun karyawannya untuk tempat kita mencari nafkah,” tutup Joko.(Mt)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Dongkrak Semangat Hadapi Pemilu 2024, Waketum DPP dan Ketua BM DPP PAN Hadiri Training of Trainer Saksi di Tarakan
Pemprov dan BI Kaltara Bersinergi Dorong Pelaku UMKM Melek Digital
Menang Besar Atas Nunukan, KTT Jaga Peluang Rebut Medali di Futsal Porprov
Pemadaman Listrik Selama 7 Jam di Kampung Satu Skip, Manager PLN Tarakan : Tidak Ada Kompensasi.
Sosperda Kepemudaan, Ahmad Usman Berharap Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda Jadi Perhatian Serius Pemda
TAGGED:HeadlineJoko PrayogoKomplek Pertokoan Gusher terbakarPT. Ramayana Lestari SentosaPT. Rizki Sarana BerkahRamayana DisegelRamayana StoreRamayana Tarakan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber