By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Upaya Restorasi Mangrove, Kaltara Siapkan 105 Hektar Lahan Persemaian
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Upaya Restorasi Mangrove, Kaltara Siapkan 105 Hektar Lahan Persemaian

Upaya Restorasi Mangrove, Kaltara Siapkan 105 Hektar Lahan Persemaian

Redaksi
Redaksi
Published: 25 Oktober 2021
Bagikan

Tanjung Selor-Menjelang peringatan hari jadi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ke-sembilan, rangkaian demi rangkaian kegiatan digelar untuk menyambut ulang tahun provinsi termuda di Indonesia ini.

Salah satunya adalah penanaman pohon mangrove di Desa Ardimulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan pada Sabtu (23/10/2021) siang kemarin.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan ini, dihadiri langsung Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, Wakil Bupati Bulungan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan perwakilan perusahaan-perusahaan yang ada di Kaltara.

Syarifuddin, Kepala Dinas Kehutanan menerangkan, bibit pohon yang akan ditanam berjumlah 6.250 bibit jenis Rhizophora (bakau) ditanam di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dengan luas 10 hektar dengan jarak tanam 4×4. Nantinya, usai penanaman simbolis oleh Gubernur Zainal dan para pimpinan lainnya, penanaman akan dilanjutkan dengan melibatkan masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Sejak 2019 kita sudah menanam kurang lebih 600 hektar sampai 700 hektar. Alhamdulilah tumbuh cukup bagus,” katanya.

Ia juga menerangkan, giat ini bertujuan untuk mendukung program presiden dalam upaya memperbaiki lingkungan. Seperti kita ketahui bersama, kunjungan Presiden RI bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutan (LHK) beberapa waktu lalu ke Kaltara tujuannya untuk memantau dan memastikan program ini berjalan.

“Pak Presiden sudah memerintahkan Badan Restorasi Gambut untuk membuat persemaian permanen di KTT, provinsi sudah menyiapkan lahan kurang lebih 105 hektar. Jadi persemaian itu mungkin menjadi persemaian terbesar di Indonesia bahkan dunia nanti. Dan ini tahun depan akan dimulai,” jelasnya.

Peran masyarakat dan instansi terkait seperti Dinas Perikanan dan Kelautan sangat dibutuhkan. Mengingat area tambak Kaltara kurang lebih 150.000 hektar yang statusnya berada dalam kawasan APL dan hutan.

“Memang tidak bisa ditangani Dishut sendiri, kita harus bekerjasama multisektoral. Seperti sektor perikanan, termasuk Disperindagkop untuk pemasarannya. Alhamdulilah, Kaltara juga akan menjadi percontohan nantinya, untuk dibawa presiden dan dibicarakan di tingkat internasional,” ungkapnya.

Selanjutnya kepada tim peliputan DKISP Syarifudin menjelaskan mengenai kondisi tempat penanaman mangrove hari ini, bahwa kondisi mangrove mati bukan karena akibat penebangan liar tetapi mati secara alami akibat tertahannya air selama berbulan-bulan di area tersebut.

“Karena jenis ini lama kerendam akan mati, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik kalau air pasang surut. Setelah jalan itu di buka,maka pasang surutnya jalan,” jelasnya.

Sejak awal dilantik, Gubernur Zainal konsen untuk merehabilitasi dan melestarikan mangrove. Usai melakukan penanaman bibit, bersama masyarakat Desa Ardimulyo, Gubernur Zainal menyampaikan pentingnya melestarikan hutan mangrove. Hutan mangrove ini menjadi rumah bagi satwa, menyediakan keragaman hayati yang juga berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.

“Mangrove ini tidak akan bisa berhasil kalau tidak melibatkan masyarakat. Alhamdulilah, kita sudah melibatkan masyarakat, kita sudah memberikan bantuan bibit dan kita memberikan pembiayaan untuk penanaman, termasuk hari ini kita upahkan kita bayar hariannya,” pungkas Syarifuddin. (ahy/dkispkaltara)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Tingkatkan Kapasitas Penyidik, Pemprov Latih 30 PPNS
Kelompok Tani di Kaltara akan Diberi Bantuan Irigasi Perpipaan
Pemprov Kaltara Hadiri Seminar OJK
APBD Harus Gunakan Produk Dalam Negeri
Segera Cair, Kaltara Unggul 2022 untuk 5.957 Penerima
TAGGED:borneoFbFokusborneoFokusHutan MangroveLahan persemaianMangrove
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber