By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tempati Peringkat Kedua di Kalimantan, Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Capai 7,08 Persen
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Ekonomi > Tempati Peringkat Kedua di Kalimantan, Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Capai 7,08 Persen

Tempati Peringkat Kedua di Kalimantan, Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Capai 7,08 Persen

Redaksi
Redaksi
Published: 1 Maret 2022
Bagikan
Tempati Peringkat Kedua di Kalimantan, Pertumbuhan Ekonomi Kaltara Capai 7,08 Persen

Rubrik.news – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan sinergitas bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Pemkab Bulungan, Kementerian Perindustrian, Kamar Dagang dan Indstrusi (Kadin) Kaltara dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Kaltara.

Dalam mendorong pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Kaltara. Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara Tedy Erief Budiman dalam pertemuan Pembahasan Industri Hijau Kaltara pada (24/02/2022). Dalam kesempatan tersebut, Tedy juga menyampaikan perkembangan terkini terkait perekonomian Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Alhamdulillah perekonomian Kaltara pada triwulan ke IV yaitu Oktober sampai Desember 2021 tercatat tumbuh cukup signifikan yaitu 7,08 persen (y-o-y) atau lebih tinggi jika dibandingkan capaian nasional sebesar 5,02 persen (y-o-y),” bebernya.

Di Kalimantan, Kaltara juga menempati peringkat kedua provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi. Dengan capaian tersebut secara tahunan Kaltara mencapai pertumbuhan ekonomi 3,98 persen, kembali melanjutkan tren positif setelah pada tahun 2022 lalu sempat mengalami kontraksi 1,1 persen. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional secara tahunan sebesar 3,69 persen,” lanjutnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama didukung hampir seluruh sektor utama. Yaitu pertambangan, perdagangan, pertanian dan transportasi,”jelasnya.

Di sisi lain, dari sisi permintaan, ekspor memiliki kontribusi sangat tinggi di tengah kontraksinya konsumsi pemerintah dan lembaga non profit yang melayani rumah tangga serta pembentukan modal tetap bruto. Konsumsi rumah tangga juga tetap meningkat sejalan even Hari Besar Keagamaan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kaltara.

“Kinerja positif perekonomian Kaltara pada tahun 2021, terutama didukung oleh fenomena super-cycle komoditas yang menyebabkan harga komoditas unggulan Kaltara mengalami kenaikan signifikan, terutama harga batu bara untuk ekspor, yang terus naik hingga mencapai harga tertinggi selama satu dekade terkahir,”terangnya.

Sejalan dengan itu produksi udang juga meningkat cukup tinggi, didukung oleh permintaan global yang semakin baik. Tercermin dari harga udang internasional yang mengalami tren peningkatan hingga akhir tahun 2021.

“Di sisi lain, penjualan semen tercatat masih mangalami kontraksi sebesar 19,7 persen (y-o-y), yang mengindikasikan performa lapangan usaha konstruksi selama tahun 2021 masih cukup terkendali,”kata dia.

Dari sisi inflasi, pada tahun 2021 Kaltara tercatat mengalami inflasi sebesar 2,73 persen secara year to date. Masih sesuai target inflasi yang berada pada kisaran 3 plus minus 1 persen,” tuturnya.

“Tercapainya target usaha di tahun 2021 dapat diraih berkat sinergi dan kerja sama yang baik Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pemerintah daerah, Bank Indonesia dan para pelaku usaha,”jelasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Masih Sulit, Pembelian Minyak Goreng Masih Dibatasi
Optimis Sesuai Target RKPD 2022
Kemendagri Asistensi Percepatan APBD Kaltara
Menggelar Vision Sharing, Komunitas Moonbot Tarakan Ajak Berinvestasi Dengan Cerdas
Dukung Program Perhutanan Sosial, Kelompok Tani di KTT Diberi Bantuan Alat Ekonomi Produktif
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber