TARAKAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) Kayan Central Pratama dan sejumlah pangkalan LPG di Kota Tarakan. Kegiatan yang digelar pada Senin (6/4/2026) ini bertujuan memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengisian serta kondisi tabung LPG 3 kilogram tetap aman dan layak edar bagi masyarakat.
Sidak ini melibatkan Seftyan Reza Pangestu selaku Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut VIII Gas, manajemen SPPBE, agen, pangkalan LPG, hingga konsumen. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kualitas distribusi LPG subsidi yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Kalimantan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan langsung di area filling SPPBE. Hanya tabung yang memenuhi kriteria kelayakan yang boleh diisi. Setelah proses pengisian, tabung menjalani quality control ketat, meliputi pengecekan berat, uji kebocoran (leak test), serta pemasangan seal cap dan plastic wrap untuk menjamin keamanan selama distribusi.
Tabung yang lolos uji kemudian didistribusikan ke pangkalan. Di tingkat pangkalan, petugas diwajibkan menyediakan sarana uji kebocoran agar konsumen menerima produk dalam kondisi aman.
Pertamina juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan pengecekan sederhana, termasuk uji kebocoran, sebelum membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa sidak ini merupakan upaya konkret untuk menjaga kepercayaan publik terhadap produk Pertamina.
“Kami memastikan SOP pengisian LPG 3 kg dijalankan dengan baik, mulai dari proses seleksi tabung, pengisian, hingga pengecekan kualitas sebelum didistribusikan ke pangkalan. Tabung yang beredar di masyarakat harus berada dalam kondisi aman dan layak pakai,” ujar Edi Mangun.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keselamatan penggunaan LPG.
“Melalui kegiatan ini, kami juga mengedukasi masyarakat untuk melakukan pengecekan sederhana, seperti uji kebocoran, sebelum membeli LPG di pangkalan. Harapannya, upaya ini dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas LPG Pertamina yang telah melalui serangkaian pengujian ketat,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala. Tujuannya tidak hanya memastikan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran, tetapi juga memenuhi aspek keselamatan dan kualitas bagi seluruh konsumen di wilayah Kalimantan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan dan distribusi energi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 (24 jam), mengakses aplikasi MyPertamina, atau mengunjungi situs resmi mypertamina.id. (*)
Reporter : Arif Rusman



