TARAKAN – Dalam kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) yang dihadiri puluhan pemuda dan pemudi, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Syamsuddin Arfah, menegaskan pentingnya sosialisasi program pemerintah kepada generasi milenial dan Gen Z agar mereka paham kegiatan nyata yang dilaksanakan provinsi untuk kepemudaan.
“Kami berharap mereka mendapat informasi yang benar tentang kegiatan, bukan hanya kegiatan kedewanan tapi juga kegiatan Provinsi Kalimantan Utara. Mulai dari olahraga, pendidikan, kemudian kesehatan, itu kita sampaikan. Supaya mereka mengetahui bahwa ini lho kegiatan dari pemerintah Provinsi untuk anak-anak muda. Dan itu real kegiatannya,” ujarnya pada Kamis (4/12/25).
Menurut Syamsuddin, sejumlah program prioritas untuk pemuda sudah disiapkan dan ada alokasi anggaran untuk 2025 dan kelanjutannya pada 2026. Dia menyebut pembangunan Sekolah Garuda yang direncanakan mulai dibangun tahun ini dan dilanjutkan tahun depan sebagai salah satu program unggulan yang menjadi perhatian.
Selain itu, Syamsuddin juga menyinggung program beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa serta penguatan kegiatan keolahragaan melalui KONI dan KORMI, yang menurutnya menjadi media penting untuk mengasah prestasi atlet muda dan mengharumkan nama daerah.
“Kemudian juga ada beasiswa, kemudian ada kegiatan keolahragaan di KONI dan di KORMI,” kata Syamsuddin.
Dia berharap penyampaian informasi ini mendorong pemuda lebih aktif dan memahami ruang gerak program pemerintah sehingga muncul gerakan kepemudaan dan prestasi dalam berbagai bidang, terutama olahraga.
“Kita berharap dengan begini, mereka akan akhirnya mengetahui kegiatan itu. Mereka menjadi lebih aktif, memahami kegiatan yang ada saat ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Syamsuddin mendorong para pemuda untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan beasiswa, baik untuk jenjang SMA maupun perguruan tinggi dan berharap anggaran kepemudaan dipertahankan agar program-program tersebut berlanjut. Dia juga menyinggung peran organisasi kepemudaan sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan kapasitas pemuda.
Kundapil yang menghadirkan pemuda-pemudi tersebut menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan generasi muda, sekaligus medium sosialisasi program-program yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah provinsi. Syamsuddin menutup sambutannya dengan ajakan agar generasi muda terus berprestasi dan memanfaatkan peluang yang ada demi masa depan daerah. (sdq)




