By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar

Meningkat, APBD 2023 Capai Rp 1.16 Miliar

Redaksi
Redaksi
Published: 1 Desember 2022
Bagikan

TARAKAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan 2023 mendatang akan mengalami peningkatan sebesar 15 persen atau sebesar Rp 1,16 Trilliun rupiah. Diketahui, sebelumnya APBD Kota Tarakan tahun 2022 hanya sebesar Rp1,03 trilun rupiah. Kenaikan ini tidak terlepas dari meningkatnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat diwawancara, Wali Kota Kota Tarakan, Khairul menerangkan, bahwa kenaikan APBD Tarakan tahun 2023 berasal dari adanya kenaikan target PAD. Termasuk dana transfer, dana bagi hasil dan beberapa insentif yang diterima Tarakan. Adapun anggaran tersebut akan diprioritaskan pada 16 program pokok guna mengantisipasi adanya resesi ekonomi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kenaikan disebabkan berbagai faktor, diantaranya insentif untuk penanggulangan inflasi, karena inflasi Tarakan terjaga di bawah rata-rata nasional. Sehingga dapat apresiasi dari pemerintah pusat berupa dana. Yang kedua, memang ada upaya-upaya intensifikasi dan efisiensi PAD ,”ujarnya.

Menurut Khairul, capaian angka 90 persen sudah cukup baik. Sedangkan SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) 2022 berada di kisaran Rp76 miliar atau 7 persen dari nilai APBD. pada tahun 2022 masih terjadi refocusing APBD sekitar 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU), dan telah diserahkan kepada nelayan sebagai BLT kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, serta untuk menekan inflasi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“SILPA ini karena efisiensi, yang kedua dana BLUD. Jadi, pendapatan tahun lalu cukup banyak tetapi tidak bisa dipakai oleh kita. Karena BLUD rumah sakit kita harus kembali ke RSUKT sehingga SILPA-nya dimanfaatkan lagi untuk peningkatan pelayanan di 2023,”tandasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Terima Usulan Berantas Mafia BBM, DPRD Bakal Bentuk Satgas Khusus
Bea Cukai Terima Barang Bukti Tangkapan Gula dan Beras Ilegal dari Bakamla
Merasa Tidak Lagi Didukung
Kaltara Motor Fest 2K22, Gubernur Ajak Kembangkan Dunia Otomotif Benuanta
Verifikasi selesai, Syarwani Satu-satunya Calon yang Memenuhi Syarat
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber