By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Komisi III DPRD Kaltara Kawal Jembatan Bulan hingga ke Pemerintah Pusat
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Berita > Komisi III DPRD Kaltara Kawal Jembatan Bulan hingga ke Pemerintah Pusat

Komisi III DPRD Kaltara Kawal Jembatan Bulan hingga ke Pemerintah Pusat

Redaksi
Redaksi
Published: 25 Juli 2025
Bagikan

TARAKAN – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal rencana pembangunan Jembatan Bulan hingga ke tingkat pemerintah pusat.

Ketua Komisi III, Jufri Budiman, menegaskan bahwa proyek penghubung antara Kota Tarakan dan daratan Kalimantan tersebut harus kembali menjadi prioritas pembangunan strategis, setelah bertahun-tahun tak terdengar kelanjutannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, proyek Jembatan Bulan bukan hanya kepentingan Kalimantan Utara, tapi juga Kalimantan secara keseluruhan. Hal ini menyangkut konektivitas, logistik, hingga percepatan ekonomi.

“Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan kami dari Komisi III memberikan dukungan penuh kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam hal ini pak gubernur untuk mungkin kami ingin membahas bersama dengan DPRD bagaimana ini kita akan bawa ke tingkat pusat,” tegas Jufri kepada media.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut Jufri, padatnya arus kendaraan di Kota Tarakan dan terbatasnya akses transportasi menuju wilayah daratan Kalimantan menjadi alasan mendesak untuk merealisasikan proyek Jembatan Bulan.

Ia menilai keberadaan jembatan akan menjadi solusi permanen yang membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Mungkin kita akan melobi pertama di Bapanes Mungkin kalau memang ada kesempatan kita bisa ketemu audiens dengan Kepala Negara dalam hal ini Pak Presiden Pak Prabowo untuk menyampaikan rencana Jembatan Bulan ini,” ucapnya.

Komisi III juga akan mendorong pembaruan terhadap desain atau master plan yang pernah disusun di masa Gubernur sebelumnya.

Jufri mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Bappeda untuk membahas kemungkinan revisi rencana trase jembatan.

“Kondisi di lapangan sudah berubah. Tambak yang dulu tidak produktif, sekarang mungkin sudah aktif. Harus dibicarakan ulang. Tapi semangatnya tetap sama bagaimana Jembatan Bulan ini bisa kita realisasikan,” kata Jufri.

Ia menambahkan, proses pembangunan ini harus tetap memperhatikan aspirasi masyarakat dan kepentingan para pengusaha yang mungkin terdampak, namun tetap berpijak pada kepentingan strategis daerah.

Jufri juga menanggapi kekhawatiran bahwa pembangunan jembatan bisa berdampak pada sektor lain seperti transportasi laut dan budidaya rumput laut. Menurutnya, hal tersebut tidak akan menjadi hambatan berarti.

“Jalur jembatan berbeda dengan jalur nelayan rumput laut, yang kebanyakan berada di sisi laut lepas Pantai Amal. Untuk speedboat pun tetap akan digunakan karena masih dibutuhkan akses cepat. Jadi tidak akan terganggu secara signifikan,” jelasnya.

Jufri menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah provinsi, dan kepala daerah lainnya di Kalimantan Utara untuk mendorong pemerintah pusat agar menaruh perhatian terhadap proyek ini.

“Saya sebagai Ketua Komisi III tentu berharap banyak kepada pemerintah Provinsi untuk sama-sama kita datanglah ke pusat namanya kita di daerah ini kan bagaimana caranya kita untuk mengupayakan anggaran pusat itu bisa lari ke Kalimantan Utara karena kalau dengan anggaran APBD Provinsi maaf-maaf kita saja sekarang keteteran,” ujarnya. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Menyoal Perkara HGB, PH THM Plaza sebut Pemerintah Lakukan Jebakan Batman Kepada Tenant
Kasus Meningkat, Madrasah Diminta Tetap Sekolah Daring
Rencana Kenaikan Tarif PDAM Bulungan Dinilai Tidak Terukur dan Tanpa Konsultasi
Sambut Hari Basah Sedunia, BRGM Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Pantai Tarakan
Pakai BBM RON Rendah Berisiko Merusak Mesin
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber