By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Kemenkes Sesalkan Raffi Nongkrong Tanpa Masker Usai Vaksinasi
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Nasional > Kemenkes Sesalkan Raffi Nongkrong Tanpa Masker Usai Vaksinasi

Kemenkes Sesalkan Raffi Nongkrong Tanpa Masker Usai Vaksinasi

Redaksi
Redaksi
Published: 14 Januari 2021
Bagikan

JAKARTA – Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyesalkan sikap selebritas Raffi Ahmad yang keluyuran tanpa menerapkan protokol kesehatan pada Rabu (13/1) kemarin. Apalagi aktivitas itu tak berselang lama setelah Raffi didapuk pemerintah sebagai salah satu penerima suntik vaksin virus corona Sinovac perdana bersama Presiden Joko Widodo.

Nadia menegaskan, setiap warga yang menerima suntikan dosis vaksin tak lantas terbebas dari paparan virus corona. Ia mengingatkan, penerima vaksin tetap harus mematuhi protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seharusnya walau dia sudah divaksin tetap menjalankan protokol kesehatan ya, tidak boleh kendor atau lalai melakukan 3M. Apalagi setelah dilakukan vaksinasi diperlukan waktu untuk tubuh membuat antibodi ya,” ungkap Siti Nadia Tarmizi, Kamis (14/1).

Nadia menjelaskan, sejauh ini kementeriannya belum memberikan teguran langsung terhadap Raffi Ahmad. Akan tetapi ia menyebut pihak Istana Kepresidenan sudah menyampaikan teguran soal wanti-wanti protokol kesehatan terhadap Raffi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau teguran sudah dari istana langsung ya, sudah paling tinggi,” jelas Nadia.

Lagi pula menurut Nadia, Raffi sudah menerima banyak teguran dari warganet yang tak sepakat dengan ulah Raffi yang tidak mematuhi protokol kesehatan 3M–tak sampai sehari setelah menerima suntikan vaksin Sinovac.

“Aku rasa teguran sosial yang juga dari para netizen yang paham akan lebih mengingatkan siapapun untuk tetap patuh protokol kesehatan. Ini kan perjuangan bersama ya,” imbuh dia lagi.

Penyanyi Sherina Munaf dalam cuitan pada akun Twitter @sherinasinna juga mengkritik tingkah Raffi. Ia mengatakan, bahwa seharusnya Raffi memberikan contoh yang baik bagi para pengikutnya di jejaring sosial.

“Halo, Raffi Ahmad, setelah divaksin bukan berarti keluyuran rame-rame dong. Anda dipilih jatah awal-awal vaksin karena followers banyak. Dengan alasan yang sama, tolong berikutnya konsisten beri contoh yang baik. Please, you can do better than this. Your followers are counting on you,” tulis Sherina.

Adapun sebelumnya, kisruh ini bermula ketika selebgram Anya Geraldine mengunggah foto di Instagram Story pada Rabu (13/1) malam. Dalam foto itu, terlihat Raffi, Nagita Slavina, Anya, pembalap Sean Gelael, dan Gading Marten, berpose berdempetan tanpa mengenakan masker.

Di bawah foto itu, Anya menuliskan, “Bener-bener @raffinagita1717 abis dikasih vaksin langsung nongkrong engga ada protokol kesehatan. Buang-buang jatah vaksin aja, beb.”

Merespons itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Raffi agar kembali menerapkan protokol kesehatan.

Heru juga menyampaikan terima kasih atas informasi dari masyarakat terkait tindakan Raffi tersebut. Ia berjanji bakal terus mengingatkan tokoh masyarakat yang mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk tetap mengkampanyekan protokol kesehatan.(khr/nma/int)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Pilkada 2024 Akan di Mulai Serentak. Ini jadwal dan Tahapan
Legislator Ingatkan Subsidi Pulsa Harus Tepat Sasaran
JAMAN: Ganjar-Mahfud, Sahabat Rakyat Sejati
PNS Dilarang Like hingga Share Akun Kampanye, Ini Sanksinya
Profesionalisme ASN Harus Dijaga
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber