By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Gubernur Zainal Optimis Capai Target Imunisasi
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Gubernur Zainal Optimis Capai Target Imunisasi

Gubernur Zainal Optimis Capai Target Imunisasi

Redaksi
Redaksi
Published: 19 Mei 2022
Bagikan
Gubernur Zainal Optimis Capai Target Imunisasi

NUNUKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) sangat mendukung komitmen Pemerintah Indonesia mencapai target global seperti mencapai eliminasi campak-rubela / Congenital Rubella Syndrome (CRS) pada tahun 2023. Serta mempertahankan Indonesia bebas polio dan mewujudkan dunia bebas polio tahun 2026.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstrusikan pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Kaltara sendiri melaksanakan BIAN di Kabupaten Nunukan, tepatnya di SDN 002 Kecamatan Nunukan Tengah, pada Rabu (18/5/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang SH., M.Hum mengungkapkan pemberian imunisasi dilakukan secara terintegrasi dalam dua kegiatan yaitu kegiatan imunisasi tambahan dan imunisasi kejar.

“Imunisasi tambahan itu memberikan satu dosis imunisasi campak-rubela secara massal sesuai rekomendasi usia yang ditentukan dan imunisasi kejar yaitu pemberian satu atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12 sampai 59 bulan,” buka Gubernur dalam sambutannya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Situasi pandemi Covid-19 memang menghambat pelaksanaan imunisasi rutin, sampai dengan 1 April 2022, tercatat capaian imunisasi lengkap pada tahun 2020 sebesar 84,2 persen dan pada tahun 2021 juga hanya sebesar 84,2 persen. Padahal target nasional adalah 90 persen.

Kemudian capaian imunisasi campak-rubela lanjutan untuk anak usia bawah dua tahun (Baduta) pada tahun 2020 dan 2021 pun tak mencapai target. Dimana capaian pada tahun 2020 sebesar 65,3 persen dari target 76,4 persen dan pada tahun 2021 hanya mencapai 58,5 persen dari target 81 persen.

“Dampaknya dapat kita lihat dari adanya peningkatan jumlah kasus PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi) dan terjadinya kejadian luar biasa atau KLB PD3I seperti campak, rubela dan difteri di beberapa wilayah,” jelas Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal berharap pelaksanaan BIAN yang dilaksanakan di Bumi Benuanta ini dapat memutus transmisi virus campak dan rubela serta penyakit-penyakit yang sejatinya dapat dicegah dengan imunisasi secara cepat dan tepat sasaran sehingga mencapai kekebalan di kelompok masyarakat (Herd Immunity).

“Mari kita dukung dan sukseskan kegiatan BIAN tahun 2022 di Kaltara sebagai salah satu upaya mewujudkan Kaltara yang berubah, maju dan sejahtera,” tutupnya. (Dkisp)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kejurnas Road Race Hadirkan Doni Tata
Capaian SPT Kaltara Lampaui Target
Manajemen Kinerja Terbaik, Pemprov Terima Penghargaan dari BKN
Gubernur Kaget Hasil Tani Keladi di Malinau Jumbo dan Segar
Cuti Melahirkan untuk ASN Diberikan Selama 3 Bulan, Sampai Anak Ketiga
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber