By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Dishub Sebut Perkembangan Zaman Membuat Transportasi Umum Sulit Berkembang
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Ragam > Dishub Sebut Perkembangan Zaman Membuat Transportasi Umum Sulit Berkembang

Dishub Sebut Perkembangan Zaman Membuat Transportasi Umum Sulit Berkembang

Redaksi
Redaksi
Published: 17 Februari 2022
Bagikan
Dishub Sebut Perkembangan Zaman Membuat Transportasi Umum Sulit Berkembang

TARAKAN – Sejak dibangun beberapa tahun lalu, namun hingga kini keberadaan terminal bus Juata Laut terpantau tidak lagi berfungsi secara normal. Hal tesebut lantaran minimnya pengguna transportasi umum di Kota Tarakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan, Muhammad Haidir mengakui jika perkembangan trend berkendara masyarakat telah membuat terminal angkutan umum dan bus tersebut sulit berkembang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Namanya orang bermobilidasi ini dikaitkan dengan pilihan, sehingga kondisi angkutan kita ini yah seperti yang ada sekarang. Ini kan diawali munculnya kemudahan-kemudahan untuk bisa disiapkannya dari pihak-pihak penyedia untuk sarana-sarana yang bersifat pribadi. Diantaranya, kemudahan-kemudahan untuk bisa mendapatkan kendaraan roda 2 lah,”ungkapnya, (17/02/2022).

“Sementara masyarakat ini kan sebelumnya pengguna fasilitas itu. Kedua, adalah ojek. Ojek juga cukup berpengaruh. Kemudian yang ketiga, ditambah lagi dengan munculnya beberapa jasa transportasi online itu,”urainya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kata dia,, hal tersebut juga disebabkan masih cukup potensialnya Kota Tarakan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Hal itu lantaran jalan protokol dianggap masih mampu dalam menampung pertambahan kendaaran setiap tahun. Sehingga hal tersebut membuat masyarakat lebih memilih membeli kendaraan pribadi daripada naik angkutan umum.

“Tarakan kan jarang macet. Kalau seperti Jakarta atau Surabaya orang berpikir untuk beli kendaraan. Sehingga, sejauh ini misi angkutan kita ini kalah bersaing. Artinya dari segi pemasaran, karena untuk mendapatkan layanan transportasi itu kan pilihan. Tentunya orang pasti berhitung, mungkin uang yang bisa ia dapatkan naik taksi bisa untuk uang muka membeli sepeda motor,”tukasnya.

Oleh sebab itu menurutnya faktor itulah yang membuat terminal sulit berkembang dan aktif seperti normalnya.

“Sehingga fasilitas yang disiapkan sebelumnya, akhirnya terdampak oleh trend masyarakat. Kalau tidak ada yang menggunakan, bagaimana bisa berkembang. Begitu juga dengan terminal,”ucapnya.

Walau demikian, pihaknya tetap berupaya agar masyarakat dapat menggunakan transportasi umum. Mengingat, setiap tahun Kota Tarakan mengalami pertumbuhan jumlah kendaraan yang cukup pesat. Sehingga transportasi umum harus disiapkan sebagai alternatif masyarakat.

“Melihat kondisi yang ada, kami kan juga tidak tinggal diam. Sejak lama juga teman-teman di sini terus berupaya memaksimalkan angkutan umum yang sudah ada ini supaya lebih banyak digunakan. Sebelumnya kan ada beberapa kali taksi garuda, calia dan lain-lain,”tutup dia.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Cegah Masuknya Paham Radikalisme, Polda Kaltara Tingkatkan Pengawasan
Masuk Lokasi Bandara dan Pekarangan Rumah Warga, Dua Ular Piton Dievakuasi PMK Taraka
Lakukan Uji Sampel Pada Takjil, BPOM Tidak Temukan Kandungan Berbahaya
Pelabuhan Malundung Segera Dilengkapi Perangkat AWS
Aliansi Masyarakat Kecil Lakukan Aksi Jilid II, Pertanyakan Kenaikan Tarif PDAM
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
436 Komentar 436 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber