By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Opini > “Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”

“Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”

Redaksi
Redaksi
Published: 15 Mei 2022
Bagikan
“Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijunjung”

Saat kita berkenalan dengan seseorang, pasti ada pertanyaan, Kamu orang mana?

Kemudian, kita menjawab, Saya orang sini.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tapi, ada pertanyaan lainnya, Maksud saya, kamu asalnya dari mana?

Dari pertanyaan tersebut, pasti kita menjelaskan asal usul kita. Mungkin, tempat kelahiran dan tempat yang sekarang kita tempati itu berbeda. Asal kakek, asal nenek, asal ayah, asal ibu, juga biasanya berbeda.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkadang, itu membuat kita bingung. Darah kita mungkin berbeda, tidak ada kekerabatan, tapi di mana bumi dipijak di situlah kita menjalani kehidupan.

Pertama, mungkin sekarang kita di daerah A, tapi sebenarnya kita tidak lahir di daerah A, tapi sudah sebagaimana mestinya kita menjalankan kehidupan ini.

Kita perlu sadari bahwa kita adalah makhluk yang dinamakan “Manusia”. Kita bukanlah “Manusia Super, bukan pula Malaikat”. Manusia sejatinya hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Kita ada karena mereka dan mereka ada karena kita.

Kita membutuhkan orang lain dan orang lain juga membutuhkan kita. Kita hidup di tengah – tengah manusia yang majemuk dan memiliki berbagai karakter dan gaya hidup, tradisi dan adat budaya serta kepercayaan masing-masing.

Kedua, kita hidup di manapun kita berada untuk menjadikan hidup kita berguna bagi orang lain, membangun tatanan sosial masyarakat, mendukung pembangunan pemerintah, membela ketidakadilan, penindasan dan ketidakberpihakan.

Kita mempunyai peran di dunia ini untuk mewujudkan “Kedamaian” bagi orang lain, bagi masyarakat dan orang banyak di mana kita ada. Kita harus menghargai orang lain, menghargai adat, tradisi, budaya dan tata cara yang berlaku sah di mana kita ada.

Ketiga, Sejatinya kita bukanlah orang-orang perusak, perusuh, bukan oknum yang membodohi, melainkan mencerdaskan. Kita adalah pembawa terang bukan kegelapan. Kita bukan pemicu ancaman tetapi ketentraman. Apapun kata orang itu tidaklah penting, namun apa yang telah kita lakukan bagi orang lain.

“Di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung”. Kita menghormati Pemerintah yang memimpin kita dengan baik, kita menghormati segala aturan maupun adat istiadat yang berlaku. Kita menghormati hak hidup orang banyak dan hak azasi manusia. Kita menghargai pendapat dan saran serta kritik orang lain yang membangun kebersamaan.

Namun, kita juga siap menentang ketidakadilan dan kesenjangan sosial serta menyuarakan kebenaran. Kita harus menunjukkan hidup yang bermartabat dan penuh kasih sayang terhadap sesama manusia dan alam semesta. Orang lain akan menilai kita dari apa yang kita lakukan, bukan hanya apa yang kita katakan saja. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kampanye Sebagai Strategi Komunikasi Politik: Formulasi Program Pemerintah Kalimantan Timur dalam Menduduki Kursi Jabatan Daerah
Meluruskan Jalan DPRD Kota Tarakan
Sejarah Hari Lahir Pancasila 1 Juni dan Terbentuknya BPUPKI 
Pendidikan Inklusi, Pendidikan Untuk Semua
Tindakan Represif Menodai HUT TNI Ke-77 Tahun
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber