By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Akademisi Sayangkan Kenaikan Tarif Air PDAM
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Pemerintahan > Akademisi Sayangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

Akademisi Sayangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

Redaksi
Redaksi
Published: 14 Maret 2022
Bagikan
Akademisi Sayangkan Kenaikan Tarif Air PDAM

TARAKAN – Meski Dividen dalam dua tahun terakhir namun tarif air oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam tetap direncanakan mengajukan penyesuaian tarif air bersih di Tarakan. Meski masih wacana, namun tersebut ini sudah riak-riak di kalangan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Akademisi Universitas Borneo Tarakan, Dr Margiyono mengatakan, dari sisi retribusi dividen pada daerah, rencana kenaikan bisa dinilai cukup baik.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tapi, jika nantinya menganggap dividen yang disumbangkan merupakan sebuah prestasi, menurutnya hal tersebut bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan.

“Satu hal yang dilakukan PDAM cukup baik dari segi PAD. Sumbangsih yang diberikan PDAM kepada pemkot (Tarakan) sebuah prestasi, tapi sebagai perbaikan strukturisasi biaya,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, pendapatan PDAM bisa dengan hanya memperkecil alokasi biaya-biaya operasional, maka sudah bisa memberikan kontribusi bagi APBD. Misalnya bagian dari upaya restrukturisasi biaya.

Ia pun menilai, untuk menguji kinerja Pimpinan PDAM, penyesuaian tarif tidak dilakukan secara terburu-buru.

“Kalau hanya menaikkan tarif itu juga bisa dilakukan siapa saja dan direktur mana saja. Tidak perlu strategi khusus,” pungkasnya.

Menjadi pimpinan Perumda, hal yang menjadi tolok ukur salah satunya dengan tarif yang sama bisa memberikan dampak berbeda.

Sedangkan dengan tarif yang lebih tinggi untuk meningkatkan kentungan, maka itu tidak lebih baik dari sebelumnya.

“Karena bisa saja direktur sebelumnya tidak diberikan kewenangan melakukan hal yang sekarang dilakukan,” imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan, banyak perusahaan plat merah yang dikelola daerah atau pusat cenderung mengalami kelemahan dalam sisi efisiensi.

Biasanya, karena perusahaan daerah dimanjakan dengan fasilitas, perlindungan politis dalam menjalankan kebijakannya.
Lebih lanjut, seharusnya PDAM dapat melakukan evaluasi berbagai potensi kebocoran dan menerapkan beberapa strategi marketing untuk bisa meningkatkan jumlah sambungan. Sehingga menurutnya, menaikkan tarif adalah opsi terakhir.

“Tidak perlu membebankan kepada masyarakat. Menurut saya dalam memanfaatkan momentum politik, semestinya beliau agak cerdik untuk tidak buru-buru menaikkan tarif,” ungkapnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Buka Rakorda MUI se-Kaltara, Gubernur: Bersinergi Wujudkan Kesejahteraan Umat
Belanja APBN Triwulan III Kaltara Capai Rp 10,43 Trilliun, Begini Rinciannya
Porprov Kali Pertama, Gubernur: Cikal Bakal Kemajuan Olahraga di Kaltara
Perlu Sinergitas Dalam Penurunan Angka Kemiskinan
Kaltara Raih Terbaik I Urusan Ketenagakerjaan Kategori Kecil
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber