TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama pada Sabtu (22/11/2025). Acara yang digelar dengan khidmat ini melibatkan perwakilan enam agama resmi di Kota Tarakan: Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Dalam sambutannya, Khairul menyampaikan apresiasi mendalam kepada unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan warga yang terus bergandengan tangan menjaga stabilitas dan kondusivitas kota. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Tarakan hidup harmonis di tengah kemajemukan suku, agama, dan paham bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah dari sinergi semua elemen.
“Keberhasilan menjaga keamanan dan keharmonisan bukan semata-mata peran pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen,” ujarnya.
Wali Kota juga menyoroti tantangan era digital yang sulit dibendung. Masyarakat setiap hari dihadapkan pada banjir informasi, hoaks, fitnah, dan konten yang sulit diverifikasi. Ia menekankan peran strategis tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai penjernih informasi serta pemberi pencerahan agar umat tetap bijak dan tidak mudah terprovokasi.
Melalui doa bersama ini, Khairul mengajak seluruh pihak memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dari segala bencana. “Mitigasi berjalan, ikhtiar dilakukan, dan doa terus kita panjatkan,” pesannya.
Doa secara bergantian dari masing-masing agama menjadi simbol kuat persatuan, toleransi, dan komitmen bersama menjaga kedamaian di Bumi Paguntaka. Kegiatan ini kembali mempertegas posisi Tarakan sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, di mana perbedaan justru menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan. (adv)




