By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara

Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara

Redaksi
Redaksi
Published: 4 Agustus 2022
Bagikan
Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan oleh DPRD Kaltara.

TARAKAN – Konsultasi publik yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kaltara membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan, menuai berbagai masukan.

Konsultasi publik atau Public Hearing yang digelar di Ballroom Kayan Hotel Tarakan Plaza, menghadirkan berbagai pihak mulai dari DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/kota, Dewan Pendidikan, akademisi dan kepala sekolah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Saran yang dilontarkan kepada Pansus tersebut diantaranya terkait insentif guru dan evaluasi PPDB jalur zonasi. Keduanya dipertimbangkan juga akan kondisi geografis Kaltara yang begitu luas.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Seperti Insentif guru itu tidak harus sama, tapi insentif bagi guru-guru di daerah terpencil itu harus dibedakan karena mereka sudah mau mengabdikan diri di daerah terpencil dengan biaya kebutuhan yang lebih tinggi,” ungkap Ketua Pansus 4 DPRD Kaltara, Dr. Syamsuddin Arfah, Kamis (4/8/2022).

Melalui masukan tersebut, ia berharap pendidikan tidak hanya berkiblat di kota tetapi juga di daerah terpencil sehingga dapat merata.

Tak hanya insentif guru, PPDB Zonasi dalam konsultasi publik ini disebutkan perlu dikaji ulang, karena Kaltara tidak dapat terlalu menerapkan sistem zonasi, lantaran masih ada daerah yang ketumpahan dan langka.

“Sedangkan akreditasi sekolah itu berbeda, seperti di daerah terpencil ada sekolah yang tidak terakreditasi. Kemudian mereka harus masuk di daerah tersebut, mau masuk di daerah lain itu bukan zonasinya,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Guna mewujudkan penyelenggaraan pendidikan di Kaltara, beberapa saran dan pertimbangan tersebut akan memasuki tahap finalisasi bersama Dewan Pendidikan, Biro Hukum, sebelum diinternalisasi oleh DPRD Kaltara.

“Setelah ini kita akan fasilitasi di Kemenkumham selama 5 hari, kemudian beberapa masukan kita tinjau lagi,” ucapnya.

Dikatakan Syamsuddin Arfah, Perda ini menjadi Ranperda ini dapat menjadi Perda induk, mengingat Kaltara belum pernah memiliki Perda induk. Perda ini menurutnya telah lama digulirkan, sehingga pihaknya menindaklanjutinya di prioritas pembentukan Perda, kemudian membentuk tim pembahasan.

“Selama pembahasan Raperda ini, berjalan dengan baik lantaran dibahas secara detail setiap pasalnya. Harapan kami akhir Agustus ini sudah bisa pengesahan, itu targetnya,” tutur dia.

Penerapan Perda Penyelenggaraan Pendidikan ini, nantinya akan dijabarkan kembali dalam Peraturan Gubernur (Pergub) dan Komisi IV DPRD Kaltara bakal monitoring tahapan implementasinya.(ad/hms_dprd)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Akui Kurang Sosialisasi, Magister Pertanian UBT Masih Sepi Peminat
Convention Hall Dapat Dimanfaatkan Masyarakat
Dikebut Tahun Ini, Beberapa Sekolah Ditargetkan Rampung Tahun 2023
Evaluasi Pembentukan Badan Ad Hoc, KPU Kaltara Berharap Rekrutmen PPS ada Regenerasi
Sosialisasi Jelang Pilkada dan Pemilu 2024, Gubernur: ASN Wajib Netral
TAGGED:borneoDPRD KaltaraFbFokusborneoFokusHeadlinePansusPelajarPendidikanPPDBPublic Hearing DPRD Kaltara
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber