By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : UMKM Kaltara: Polri Independen Penting untuk Ekonomi
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Ekonomi > UMKM Kaltara: Polri Independen Penting untuk Ekonomi

UMKM Kaltara: Polri Independen Penting untuk Ekonomi

Redaksi
Redaksi
Published: 2 Februari 2026
Bagikan

TARAKAN – Ketua Forum Komunikasi UMKM Kalimantan Utara (Kaltara), Suri Trianawati, menyatakan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap independen dan berada langsung di bawah Presiden.

Menurutnya, independensi Polri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan yang berdampak langsung pada keberlangsungan ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Suri menilai, situasi keamanan yang kondusif adalah “pondasi” utama bagi pelaku usaha kecil untuk bertahan dan berkembang. Terlebih di Kaltara yang memiliki karakter wilayah perbatasan dan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Suri menegaskan, UMKM di Kaltara sangat membutuhkan rasa aman agar aktivitas ekonomi berjalan lancar, mulai dari produksi, distribusi, hingga transaksi jual beli.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kalau keamanan stabil, pelaku UMKM bisa bekerja dengan tenang. Pasar berjalan, distribusi lancar, dan masyarakat juga nyaman berbelanja. Itu sebabnya kami mendukung Polri tetap independen,” kata Suri.

Ia menyebut, banyak pelaku UMKM di Kaltara bergantung pada aktivitas harian yang sensitif terhadap gangguan keamanan. Sekecil apa pun gangguan, menurutnya, dapat memicu penurunan omzet, gangguan pasokan, hingga turunnya kepercayaan konsumen.

Sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan, Kaltara memiliki tantangan tersendiri, mulai dari jalur distribusi yang panjang hingga potensi kerawanan keamanan di sejumlah titik.

Suri menilai, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat sekaligus mendukung iklim usaha yang sehat.

“Kaltara ini wilayah perbatasan. Aktivitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada stabilitas. Polri punya peran penting menjaga ketertiban dan rasa aman, supaya ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Polri yang kuat dan profesional juga membantu memastikan roda ekonomi berjalan tanpa hambatan, termasuk dalam menjaga kelancaran aktivitas perdagangan di pusat-pusat ekonomi seperti pasar tradisional dan kawasan niaga.

Selain keamanan, Suri menekankan pentingnya kepastian hukum bagi pelaku UMKM. Ia mengatakan, pelaku usaha kecil sering kali rentan terhadap persoalan di lapangan, mulai dari sengketa usaha, gangguan distribusi, hingga tindakan kriminal yang dapat merugikan ekonomi keluarga.

Ia menilai, Polri yang independen akan lebih leluasa menjalankan tugas secara profesional dan objektif dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.

“UMKM ini tulang punggung ekonomi keluarga. Kalau ada gangguan, dampaknya bukan hanya ke usaha, tapi ke dapur rumah tangga. Jadi kami butuh perlindungan yang kuat dan penegakan hukum yang tegas,” jelasnya.

Suri juga berharap sinergi antara Polri dan pelaku UMKM terus diperkuat, termasuk melalui pendekatan preventif, pembinaan keamanan lingkungan, serta dukungan dalam menjaga ketertiban di pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menyebut, pelaku UMKM pada dasarnya ingin berkontribusi terhadap pertumbuhan daerah. Namun kontribusi itu, menurutnya, hanya bisa maksimal jika situasi tetap stabil.

“Kami ingin UMKM Kaltara terus berkembang. Tapi itu butuh ekosistem yang aman dan stabil. Polri punya peran penting untuk menjaga itu,” tutup Suri.

Dengan dukungan dari pelaku UMKM, Suri berharap Polri tetap menjadi institusi yang kuat, profesional, dan independen demi menjaga keamanan sekaligus mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat di Kalimantan Utara. (*)

Reporter : Arif Rusman

Anda Mungkin Juga Menyukai

Pendaftaran Calon Ketua HIPMI Tarakan Dibuka, ini Persyaratannya
Dongkrak PAD, Kran Investasi Segera Dibuka
Optimis Pendapatan Pajak Melampaui Target
Udang Tarakan Bebas Radioaktif, Siap Jangkau Pasar Global
Lapas Tarakan Lalukan Pembinaan Keahlian Program Ketahanan Pangan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber