By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tantangan DPK Kaltara: Tingkatkan Kegeraman Membaca Masyarakat
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > DPK (Dinas Perpustakaan & Kearsipan) > Tantangan DPK Kaltara: Tingkatkan Kegeraman Membaca Masyarakat

Tantangan DPK Kaltara: Tingkatkan Kegeraman Membaca Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Published: 18 Desember 2023
Bagikan
Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltara, Yosua Batara Payangan

TANJUNG SELOR – Untuk merumuskan Indeks Peningkatan Literasi Masyarakat (IPLM) dan tingkat gemar membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Perpustakaan tahun 2023.

Disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPK Kaltara, Yosua Batara Payangan, Rakorda ini juga dalam rangka mewujudkan perpustakaan sesuai standar nasional dan terwujudnya transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dijelaskan Yosua, data IPLM Provinsi Kalimantan Utara pada 2022 berada di angka 66,56. Sementara Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) mencapai 60,70 persen. Angka kegemaran membaca diungkapkannya masih lebih rendah, dibandingkan dengan target tingkat kegemaran membaca Indonesia di tahun 2024 sebesar 71,3 persen.

“Dengan melihat angka ini, menjadi tantangan bagi Perpustakaan untuk berperan dalam meningkatkan kegemaran membaca dan literasi masyarakat,” ucapnya, Ahad, (10/12/2023).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2007, tentang Perpustakaan, merupakan urusan wajib non pelayanan yang berperan sebagai wahana belajar sepanjang hayat.

Dia memaparkan, pengukuran IPLM dan TGM merupakan alat baku standar yang memudahkan dalam penyusunan pemetaan kondisi dan pengembangan perpustakaan, serta kegemaran membaca masyarakat di daerah.

“IPLM merupakan pengukuran yang dilakukan pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan perpustakaan, sebagai upaya mencapai budaya literasi,” jelasnya.(adv)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kaltara Bakal Beri Kejutan di Pornas Korpri ke-XVI
Lewat Pagelaran Seni dan Budaya, Dapat Ciptakan Ekonomi Tumbuh
Bangun Pojok Baca Digital untuk Tingkatkan Minat Baca Masyarakat
Gubernur Serahkan Penghargaan Untuk Siswa/i Kaltara Berprestasi pada 7 Lomba Nasional
Gubernur di Pornas Korpri: Dukung Atlet Kaltara Menuju Kemenangan!
TAGGED:gubernur kaltaraPemprov kaltarazainal a paliwang
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber