By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tanggul Tulak Milik KPUC Jebol, Ketua DPRD Kaltara Minta Pemerintah Jangan Anggap Remeh
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Tanggul Tulak Milik KPUC Jebol, Ketua DPRD Kaltara Minta Pemerintah Jangan Anggap Remeh

Tanggul Tulak Milik KPUC Jebol, Ketua DPRD Kaltara Minta Pemerintah Jangan Anggap Remeh

Redaksi
Redaksi
Published: 14 Agustus 2022
Bagikan
Ketua DPRD Provinsi Kaltara Albertus Stefanus Marianus. Foto : Humas Setwan.

Tanjung Selor – Sejumlah video jebolnya tanggul Tuyak milik KPUC, beredar luas di jagad maya. Air limbah meluap hingga jalan raya. Ketua DPRD Kalimantan Utara, Albertus Baya angkat bicara.

“Yang kami khawatirkan akhirnya terjadi juga. Saya sudah ingatkan berkali-kali. Tapi kita lihat sendiri sikap pemerintah,” ujar Albert dengan suara tinggi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Politisi PDI Perjuangan ini salah satu orang yang mendapat kiriman video. Dia mengaku terkejut. Namun menurut Albert, jebolnya tanggul Tuyak itu sebenarnya tinggal menunggu waktu.

“Saya sudah melihat tanggul itu. Kondisinya sangat mengerikan. Harusnya ada pengawasan untuk mengantisipasi. Tapi kita lihat sendiri beginilah hasilnya. Masyarakat jadi korban,” jelas Albert.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Untuk itu, Albert meminta pemerintah tidak menganggap remeh persoalan di Malinau Selatan. Harus segera mengambil tindakan. Air limbah batu bara itu pasti masuk Sungai Malinau.

“Kalau sudah begini siapa yang tanggung jawab? Limbah itu pasti masuk ke sungai. Siapa yang rugi, bukan hanya masyarakat, tapi pemerintah juga rugi,” tegasnya lagi.

Sementara itu di lokasi, warga setempat langsung memblokade tanggul penampungan limbah milik KPUC. Mereka mengaku jengkel atas ulah perusahaan dan lemahnya pengawasan pemerintah

“Mana Kadis DLH yang katanya pengelolaan limbah KPUC sudah bagus. Jangan asal bicara. Kita lihat bagaimana sikap pemerintah apakah berani menutup KPUC?” ujar Maralis salah seorang warga Malinau Selatan.(Pai)

Anda Mungkin Juga Menyukai

BUMDes Dapat Maksimalkan Potensi Desa
Rehabilitasi Mangrove Bakal Dibantu Bank Dunia
Di Malinau, Wagub Yansen TP Minta Ego Sektoral Dihilangkan
DPKP Kaltara Kenalkan Produksi Beras Lokal kepada Direktur PPHTP Kementan RI
Keroyokan Menekan Inflasi
TAGGED:borneoFbFokusborneoFokusHeadlineJebolKetua DPRD KaltaramalinauTanggung
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber