By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Sosraperda Kesejahteraan Sosial Menunggu Nomor Registrasi, Syamsuddin Arfah : Kalau Sudah Ada, Langsung On The Track!
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Sosraperda Kesejahteraan Sosial Menunggu Nomor Registrasi, Syamsuddin Arfah : Kalau Sudah Ada, Langsung On The Track!

Sosraperda Kesejahteraan Sosial Menunggu Nomor Registrasi, Syamsuddin Arfah : Kalau Sudah Ada, Langsung On The Track!

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 30 Agustus 2025
Bagikan
Syamsuddin Arfah Memberikan Sosialisasi Kepada Peserta Yang Hadir

TARAKAN – Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Sosraperda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tentang kesejahteraan sosial yang digelar di Kota Tarakan, tepatnya di Kedai Celebes. Dalam Sosraperda ini diadakan oleh Dr. H. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I., M.Si selaku Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara pada Sabtu (30/8/25).

Dalam sosialisasi ini, terpantau ratusan masyarakat hadir untuk memberikan pendapat dan mendengar Sosraperda yang dipaparkan oleh Anggota dewan dari fraksi PKS ini.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wakil Ketua Komisi IV, Syamsuddin Arfah mengatakan Perda tentang Kesejahteraan Sosial ini telah difasilitasi oleh Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri).

“Kemudian perda ini sekarang sudah sampai kepada, sudah difasilitasi oleh di Kemendagri. Ini tinggal menunggu nomor registrasi.,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Cenderung sudah sifatnya lebih kepada sudah penyempurnaan. Kalau perda ini sudah tinggal menunggu nomor registrasi on the track. Dibuatkan beberapa mungkin yang kaitannya kepada Pergub,” lanjutnya.

Mengkerucut pada Kesejahteraan Sosial, Syamsuddin menyampaikan perda ini juga mengatur tentang penertiban penggalangan dana. Ia mengaku, ini menjadi payung untuk Dinas Sosial (Dinsos) untuk pengawasan hal tersebut.

“Dinas sosial sangat menunggu perda ini. Karena ini menjadi payung. Termasuk juga diantaranya, ini juga penertiban kalau kita itu melakukan penggalangan dana.,” bebernya.

Lanjutnya, adanya perda ini, bisa menjadi payung hukum untuk masyarakat yang membutuhkan. Yang berkaitan dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang ada di Kabupaten/Kota.

“Dengan perda ini setelah itu menjadi perda yang bisa diimplementasikan. Dia menjadi payung hukum. Di tengah mereka juga mereka membutuhkan. Salah satu diantaranya ini kan juga kaitannya nanti ada panti asuhan, panti jompoh, apa segala yang ada di beberapa kabupaten/kota. Ini menjadi landasan di perda ini,” beber Syamsuddin.

Adapun hal yang paling penting, menurut Syamsuddin ialah validasi data, yang dimana harus akurat, agar nantinya lebih tepat sasaran, tidak diskriminatif dan lain sebagainya.

“Kita kalau ingin mengatakan yang paling penting juga adalah dalam rangka untuk validasi data. Ini juga menjadi hal yang penting. Kalau validasi datanya juga jadi akurat, insya Allah nanti bisa lebih tepat sasaran. Kita juga mengarahkan bagaimana caranya ini adalah validasi data dan ini beberapa lintas sektor itu yang menjadi acuan di mana. Karena masing-masing kan punya data, BPS punya data, ini punya data. Akhirnya Dinas Sosial nanti akan menggunakan data itu sebagai acuan untuk orang-orang yang memang kelompok-kelompok rantan tadi. Iya kesenjangan, kemudian lebih tepat sasaran, tidak diskriminatif, dan lain sebagainya.,” pungkasnya (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Beberapa Wajah Baru Bakal Isi Kursi Parlemen, Adyansyah Raih Pucuk Perolehan Suara Tarakan Barat
Pastikan Keamanan Hingga Perhitungan Suara Selesai, Personil Kepolisian Terus Lakukan Patroli Rutin
Bawa Tiga Tuntutan, Mahasiswa Sambangi Kantor Walikota Tarakan
Buka Festival KKB, Gubernur Perkenalkan Platform Digital Kaltaradihati SHOP
Serapan APBD di Atas 60 Persen
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber