TARAKAN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kota Tarakan, Endah Sarastiningsih, menegaskan pentingnya sinergi antara dinas dan anggota Dewan usai pertemuan kerja dengan Komisi III DPRD Kota Tarakan pada Selasa (20/1/26). Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memaparkan capaian, kendala, dan kebutuhan DKISP sekaligus membuka peluang kolaborasi demi meningkatkan pelayanan publik.
Endah menjelaskan rapat memberi kesempatan bagi pihaknya untuk menyampaikan apa saja yang telah dikerjakan serta kendala yang dihadapi, baik dari sisi sumber daya manusia maupun aspek penganggaran. Ia berharap masukan dan usulan dari Komisi III sebagai wakil rakyat dapat membantu menyelesaikan hambatan tersebut.
“Kami dari Dinas terima kasih ini sudah diundang untuk rapat dengan pendapat, artinya kita juga bisa menyampaikan apa saja yang sudah kita kerjakan. Kemudian kendala-kendala kita baik itu di sumber daya manusianya ataupun di penganggarannya. Kemudian kita juga tahu apa saja yang diinginkan oleh Komisi III sebagai wakil dari rakyat. Mudah-mudahan ini nanti bisa selalu bersinergi, yang memang harus segera kami tindak lanjuti bisa kami tindak lanjuti,” kata Endah.
Selain itu, Endah menyebutkan pentingnya dukungan legislatif untuk kebutuhan teknis yang berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan warga, seperti pengusulan penambahan CCTV dan dukungan untuk layanan darurat, misalnya ambulans dan mobil jenazah.
“Tentu dari Komisi 3 bapak-bapak anggota Dewan ini, juga bisa membantu ketika ada permasalahan-permasalahan atas kendala kerja di DKISP, seperti tadi masalah CCTV. Kita berharap juga ada bantuan dari anggota Dewan supaya pengusulan CCTV tambahannya dan sebagainya itu juga lewat pokok pikiran mereka,” tambahnya.
Dalam keterangan yang disampaikan, Endah merinci perkembangan pemasangan CCTV di Kota Tarakan. Pada 2025, tercatat 26 CCTV dengan penambahan 3 unit sehingga total menjadi 29 unit. Untuk tahun berjalan, pihaknya mengindikasikan belum ada penambahan signifikan, kecuali apabila situasi menunjukkan kebutuhan mendesak di titik-titik rawan yang perlu pemantauan terus-menerus.
Endah menutup pernyataannya dengan menegaskan kesiapan DKISP untuk berkolaborasi lebih lanjut dengan DPRD Kota Tarakan.
“Kita insya Allah terbuka saja untuk kepentingan masyarakat, untuk keamanan dan kenyamanan warga itu juga diperlukan. Kita insya Allah siap ketika memang itu diperlukan,” katanya
Pertemuan tersebut dipandang kedua pihak sebagai langkah awal memperkuat koordinasi antar-institusi, agar kebutuhan teknis dan anggaran yang berdampak pada layanan publik dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang tersedia. (sdq)




