By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Ratas Bersama Presiden, KI Kaltara Dipastikan Berprogress
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Ratas Bersama Presiden, KI Kaltara Dipastikan Berprogress

Ratas Bersama Presiden, KI Kaltara Dipastikan Berprogress

Redaksi
Redaksi
Published: 19 Juli 2022
Bagikan
Ratas Bersama Presiden, KI Kaltara Dipastikan Berprogress

JAKARTA – Gubernur Kaltara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengikuti Rapat Terbatas Percepatan Pembangunan Kawasan Industri (KI) Provinsi Kalimantan Utara di Istana Merdeka, Senin (11/7).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut membahas progress pembangunan kawasan industry yang telah di-groundbreaking beberapa waktu lalu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Presiden RI Joko Widodo meminta infrastruktur pendukung yang ada di kawasan industri segera dibangun.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Bapak Presiden meminta supaya konektifitas infrastruktur dapat segera terbangun di sana. Dalam waktu dekat saya bersama Bapak Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan) akan menggelar pertemuan guna menindaklanjuti yang menjadi arahan Bapak Presiden,”jelas Gubernur.

Konsep kawasan industri hijau ini akan menjadi yang terbesar di dunia serta memiliki keunggulan geostrategi untuk menampung kegiatan kegiatan ekonomi yang bernilai tinggi dan berdaya saing.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa sekarang Indonesia akan masuk pada hilirisasi pada industrialisasi bahan-bahan mentah. Ia menegaskan bahwa ke depannya sebagian besar ekspor dari Kaltara akan berbentuk bahan setengah jadi atau produk jadi agar dapat memberi nilai tambah dan edit value yang besar bagi Indonesia.

Menurut Gubernur, hal yang utama adalah ucapan terima kasih, dimana Kaltara menjadi daerah yang masuk dalam pengembangan Program Strategis Nasional (PSN), berupa KI. Hal itu dinilai merupakan sesuatu yang luar biasa dampaknya bagi pengembangan daerah ke depannya. Terutama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltara.

“Saya yakin, kehadiran investasi itu akan memberikan dampak yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi di daerah. Sebab tak semua daerah memiliki kesempatan yang sama. Kita hari ini beruntung, ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai daerah yang mengembangkan PSN,” jelasnya.

Ia juga berharap sinergi dengan pemerintah pusat, dapat mempercepat realisasi pembangunan. Dengan demikian, target konstruksi selesai selama dua tahun sejak tahun 2022. “Ditargetkan 2024 awal sudah ada produksi tahap awal. Dengan berbagai macam produk, termasuk alumunium, bahkan nantinya hingga menjadi baterai litium, termasuk juga panel surya,” harapnya.

Tidak hanya itu, sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Asisten Deputi Investasi Strategis, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan mendampingi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melaksanakan studi banding ke Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juni 2022 lalu.

Saat ini progres pembangunan Kawasan Industi Terpadu Batang sangat cepat. Pembangunan jalannya sudah terlihat dan groundbreaking beberapa tenant sudah dimulai.

Gubernur menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan PT. Kawasan Industri Terpadu Batang yang telah menerima kunjungan studi banding Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kabupaten Bulungan.

“Pembangunan Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara adalah bagian Pemerintah untuk bersaing secara global dan ini juga merupakan langkah untuk mendukung sektor ekonomi Indonesia utamanya dibagian tengah,”katanya. (dkisp)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Selain Buat Nyaman, DPK Juga Jadi Tempat Ramah Anak
Swasembada Benih di Kaltara Dicanangkan Mulai Tahun Ini
Pemkab Tana Tidung Mulai Gunakan Absensi Rekam Wajah untuk ASN
Gubernur Hadiri Pelantikan Lembaga Adat Dayak Tenggalan
Ikuti Upacara HUT ke 77 RI, Ketua DPRD Kaltara Bertugas Bacakan Naskah Proklamasi
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber