By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Polemik Sertifikat Prada. Adyansa Minta BPN Sinkronkan Lokasi yang Benar
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Polemik Sertifikat Prada. Adyansa Minta BPN Sinkronkan Lokasi yang Benar

Polemik Sertifikat Prada. Adyansa Minta BPN Sinkronkan Lokasi yang Benar

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 16 September 2025
Bagikan
Ketua Komisi I DPRD Tarakan : Adyansa

TARAKAN – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Tarakan Komisi I bersama dengan Masyarakat Pantai Amal, membahas terkait Sertifikat Prada. Turut hadir pihak ATR/BPN Kota Tarakan pada Selasa (16/9/25).

Perlu diketahui, Sertifikat Prada yang menjadi persoalan pada RDP ini. Karena menurut masyarakat Pantai Amal RT 4 dan 5, adanya pengklaiman dalam lahan yang di garap masyarakat sekitar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ketua Komisi I DPRD Tarakan, Adyansa mengatakan ini adalah polemik masyarakat yang bermukim disana. Yang dimana, masyarakat telah bermukim disana sejak tahun 90-an.

“Ya, hari ini rapat-rapat perdapat terkait sertifikat jaga perada. Ini memang jadi polemik, ternyata setelah kita rapat, mendengar, memang ploting yang terjadi di pertanahan itu di tahun 2023. Masyarakat yang sudah bermungkim di sana itu dari tahun 70-an,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Lanjut Adyansa, adapun keluhan yang dikeluarkan masyarakat, yakni lokasi yang tertera di sertifikat prada tersebut dianggap berbeda. Nantinya, mendorong BPN untuk mengulas lebih detail lagi terkait lokasi tersebut.

“Yang pertama, mediasi kembali antara sertifikat sama pertanahan. Mencocokkan karena setelah kita dengar, ternyata wilayah yang disertifikat bersama wilayah yang diduduki sertifikat itu tidak sesuai. Tidak sesuai di mana Kampung 4 dan Kampung 6,” bebernya.

Ia mengintruksikan untuk pemblokiran terlebih dulu sertifikat prada. Agar menghindari dampak yang lebih meluas lagi.

Adyansa juga meminta untuk melibatkan mitigasi, agar kondusifitas tetap terjaga dalam polemik ini. Disisi lain, dasar yang dimiliki oleh masyarakat kuat. Mulai dari persuratan hingga tanam tumbuh yang sudah lama tergarap.

“Yang kedua, intruksi memblokir dulu terkait ini sertifikat. Jangan sampai ini terjadi jual-beli antara sertifikat jaka prada. Akhirnya berdampak ke mana-mana lagi,” katanya.

“Saya meminta juga tadi untuk mitigasi harus terus dilibatkan oleh masyarakat setempat. Karena memang kalau kita melihat sesuai orang yang melanggar di sana, dia lama. Dasarnya ada suratnya, yang kedua ada tanam tumbuh, kebetulan petani sudah terbangun rumah, sudah lama,” lanjutnya

Ia berharap, agar BPN terus bersinergi dengan Pemkot Tarakan. Agar permasalahan dapat segera menemukan jalan terbaik.

“Yang terakhir, saya meminta untuk pertanahan harus koneksi sama pemerintah kota terkait lokasi yang pas. Kalau sudah betul memang, bukan di situ tempatnya (Sertifikat Prada), blokirnya dibuka biar masyarakat ini bisa membuat sertifikat yang bagaimana hak yang dia punya,” pungkasnya. (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Operasi Zebra Kayan 2025: 14 Hari, Polres Tarakan Catat Nihil Kecelakaan
Reses DPRD Dapil II Tarakan Timur, Asrin R. Saleh: Kami Ingin Berbaur dan Menampung Aspirasi Warga Pesisir
Resmi Pimpinan Polres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona Sampaikan Begini
Serapan APBD di Atas 60 Persen
Beberapa Wajah Baru Bakal Isi Kursi Parlemen, Adyansyah Raih Pucuk Perolehan Suara Tarakan Barat
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber