TARAKAN – Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Provinsi Kalimantan Utara terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Toraja di perantauan. Hal ini ditegaskan oleh Ketua PMTI Kaltara, Ferdy Manurung Tanduklangi, dalam sela-sela kegiatan pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Toraja Utara.
Dalam penyampaiannya, Ferdy menekankan bahwa PMTI hadir sebagai wadah untuk mencetak kader-kader yang memiliki kompetensi mumpuni di berbagai sektor agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Kami sebagai organisasi tentunya mendorong anggota kami untuk bisa bekerja dengan baik dan memiliki sumber daya manusia yang unggul sehingga bisa dipakai oleh daerah manapun, khususnya sebagai agen pembangunan di masyarakat,” ujar Ferdy.
Selain fokus pada kualitas SDM, Ferdy juga memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga keharmonisan antar sesama masyarakat Sulawesi maupun masyarakat luas di Kalimantan Utara. Ia mengingatkan agar setiap individu dapat menahan emosi dan tidak mencampuradukkan masalah pribadi ke dalam urusan kelompok atau organisasi.
“Kita semua adalah saudara, baik dari Luwu, Bone, Gowa, Toraja, hingga Mandar. Penting bagi kita untuk saling menjaga dan mengedepankan persaudaraan demi kerukunan bersama,” tambahnya.
Menanggapi banyaknya sub-organisasi atau kerukunan keluarga berdasarkan kabupaten asal di dalam tubuh PMTI, Ferdy memandang hal tersebut sebagai kekayaan yang harus disatukan dengan semangat pembinaan. Ia berharap jika terjadi perbedaan pendapat, solusi terbaik harus selalu dicari tanpa mengedepankan konflik.
Ferdy menutup dengan memberikan apresiasi kepada pengurus yang baru dilantik dan menyatakan kesiapan PMTI untuk terus melakukan pembinaan demi kemajuan warga Toraja di Kalimantan Utara. (red)




