By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Kaltara Jadi Target Nasional Peningkatan Produksi Jagung
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Kaltara Jadi Target Nasional Peningkatan Produksi Jagung

Kaltara Jadi Target Nasional Peningkatan Produksi Jagung

Redaksi
Redaksi
Published: 8 Agustus 2022
Bagikan
Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang, SH.M.Hum

TANJUNG SELOR – Pemerintah pusat akan meningkatkan produksi jagung nasional di daerah baru. Di mana salah satu daerah tersebut adalah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengungkapkan provinsi ke-34 ini memiliki sejumlah potensi untuk produksi jagung dalam jumlah besar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur menjelaskan upaya produksi jagung di Kaltara tidak hanya untuk memenuhi target produksi hasil. Tetapi juga sebagai upaya mendukung ketahanan pangan bagi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Upaya ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang sejalan dengan visi mewujudkan Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera.

“Namun begitu, masih banyak hal yang perlu dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan produktifitasnya. Karena itu, kami berharap dukungan dan kerjasama dari pemerintah pusat, dan daerah untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana petani. Seperti pupuk bersubsidi dan bantuan benih jagung serta alat dan mesin pertanian (alsintan),”jelasnya.

Seperti diketahui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan hasil rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Hasil rapat itu, pemerintah akan meningkatkan produksi jagung nasional di daerah yang baru. Airlangga menyebutkan daerah baru itu adalah Kaltara, Papua, Papua Barat, dan Maluku Utara.

Selain perluasan lahan pertanian, produksi bibit juga akan ditingkatkan. Sebagai informasi, di Provinsi Kaltara, luas tanam jagung yang dikembangkan seluas 805 hektare yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Hingga Agustus 2021 lalu, luas panen jagung di provinsi Kaltara tercatat sebanyak 515 hektare dengan jumlah produksi mencapai 2.025 ton.

Menurut Airlangga, rencananya bibit jagung yang digunakan pada lahan baru itu adalah hasil rekayasa genetik yang bisa meningkatkan produksi. Istilah benih jagung tersebut yakni dengan Genetically Modified Organism (GMO) atau Produk Rekayasa Genetik (PRG).

“Ataupun hibrida di mana segi hibrida, pemerintah sudah mendorong bibit unggul hibrida jagung yang bisa memproduksi antara 10,6 sampai 13,7 juta ton per hektare,” ujarnya.

Berkaitan dengan regulasi terhadap penggunaan benih jagung dari GMO akan ditetapkan oleh Menteri Pertanian. Dengan GMO itu ada sejumlah bibit unggul yang akan digunakan untuk meningkatkan produksi jagung mulai dari varietas pertiwi 3, F1, PC, NK perkasa, singa, bima, dahsyat, dan varietas P36.

Sementara Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meyakini dalam kurun waktu satu sampai dua minggu ke depan akan menyiapkan lahan produksi jagung hingga kelompok taninya. Tidak hanya itu, sekaligus mempersiapkan kebutuhan lainnya mulai dari mesin dryer, alat tanam maupun alat panen.

“Saya lihat dalam 100 hari dari sekarang, kalau kita kerja keras termasuk dari perintah Menko untuk mempersiapkan kelompok-kelompok tani dan lahan-lahan intensifikasi ekstensifikasi lebih khusus akan disikapi oleh pemerintah, dan saya berharap konsep ini insyaallah dalam satu dua minggu akan kami siapkan,” kata Syahrul.

Sejauh ini, kata Syahrul, produksi jagung nasional menunjukkan perkembangan yang cukup bagus. Bahkan di tiga tahun terakhir ini Indonesia mampu mencukupi kebutuhannya sendiri.

Mentan menambahkan, dari perhitungan yang ada kebutuhan jagung sejauh ini mencapai 14,7 juta per tahun. Angka tersebut cukup baik karena produksi yang ada mencapai 18 juta sehingga Indonesia masih memiliki surplus sekitar 4 juta. (dkisp)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Yosua : Tidak Hanya Perluas Wawasan, Buku Sebagai Penghubung Dunia
KORMI Kaltara Turunkan 167 Atlet di FORNAS VI
ASN Pemprov Kaltara Diminta Kembangkan Dua Hal
SIPELANDUKILAT Masuk Nominasi PBB Award
Gubernur Sampaikan Peran Penting Ulama dalam Memperkokoh Moral
TAGGED:borneoFbFokusborneoFokusGubenurHeadlinejagungkaltara
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber