By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu

Jelajah Kearifan Lokal Kaltara, Mendes Kunjungi Desa Salimbatu

Redaksi
Redaksi
Published: 28 November 2021
Bagikan

SALIMBATU – Usai menerima kehadiran Menteri Sosial beberapa waktu lalu, kini giliran Abdul Halim Iskandar selaku Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia melakukan kunjungan kerjanya di Kalimantan Utara (Kaltara).

Kedatangan pria kelahiran Jombang, 14 Juli 1962 bersama istri dan rombongan disambut hangat oleh Suriansyah selaku Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Khairul selaku Walikota Tarakan, Edi Suharto selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta masyarakat pada Jumat (26/11).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dari Tarakan, Mendes langsung bertolak ke Ibukota Provinsi, Tanjung Selor untuk melihat Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Bukan tanpa alasan, kunjungan Halim ini karena melihat adanya potensi wisata religi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Oleh karena itu, setibanya di Salimbatu, ayah dari tiga orang anak ini bergegas menuju makam keramat almarhum Ahmad Al-Maghribi yang menjadi salah satu tempat bersejarah di wilayah pintu gerbang menuju ibukota Tanjung Selor tersebut.

“Saya besyukur bisa mengunjungi desa yang relatif tua ini, pada tahun 1874 itu sudah dimakamkan sosok penyebar agama Islam di sini. Ini menggambarkan bahwa jauh sebelum saat itu sudah ada kehidupan di Desa Salimbatu,” ujar pria yang kerap disapa Gus Halim dalam sambutannya di Rumah Adat Tidung.

“Memang kita berupaya untuk terus menggali potensi-potensi besar dari kearifan lokalnya, jangan sampai kearifan lokal terkubur oleh perkembangan jaman ini. Maka itu lah undang-undang desa hadir untuk memberikan ruang yang cukup bagi kearifan lokal,” tambahnya lagi.

Selain itu, Gus Halim juga mengaku bahwa jika dilihat dari usia Desa Salimbatu tentu telah banyak melalui berbagai perkembangan. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Asnawi selaku Kepala Desa Salimbatu, meski sedikit tertinggal dari desa lain di Kaltara tapi perubahan telah dirasa sejak beberapa tahun lalu.

“Melalui Bapak (Gus Halim, red) kami ingin mengucapkan terima kasih karena pada masa pemerintah Presiden Jokowi kami sudah menerima banyak bantuan dana desa. Sejak tahun 2015, beberapa waktu sejak beliau (Presiden Jokowi, red) dilantik Desa Salimbatu telah menerima bantuan sebanyak Rp7,4 miliar,” bebernya.

“Jadi dari dana itu kami gunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Dana tersebut sangat membantu kami sebagai salah satu desa di Indonesia ini, khususnya desa di Kaltara,” jelas Aswani.

Melihat adanya respon positif dari Gus Halim, Aswani berharap cita-citanya dan masyarakat setempat untuk menjadikan desa tertua di Kaltara yang berdiri pada tahun 1901 ini sebagai salah satu desa wisata religi dapat segera tercapai.

“Sebagai informasi Pak, kami di Desa Salimbatu ini sekitar 99 persen menganut agama Islam. Ini adalah penguat kami selaku pemerintah desa untuk menyampaikan kepada Bapak agar dapat membantu kami dalam menjadikan Desa Salimbatu sebagai desa wisata religi,” pungkas Aswani. (dkisp)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Catatkan Laba Bersih Rp 308,7 M, Gubernur Apresiasi Kinerja Bankaltimtara
Tahun Ini Sebanyak 262 Site Base Transceiver Station (BTS) Didirikan, Kaltara Ditargetkan Bebas Blank Spot
Dekranasda Kaltara Bawa 8 Desainer Millenial, Tampil di Fashion Show Internasional
Kesejahteraan di Kaltara Cukup Merata
Bupati Ibrahim Ali Tekankan Pengelolaan Keuangan OPD Harus Sesuai Aturan
TAGGED:borneoDesa salimbatuFbFokusborneofokusborneokaltaraKearifan lokalMenteri desarumah adat TidungTidung
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber