TARAKAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., didampingi Bunda PAUD Kota Tarakan, Ny. Hj. Sitti Rujiah, S.Keb., Bdn., menghadiri kegiatan Edukasi Hari Indonesia Menabung bagi Pelajar sekaligus Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SMP Negeri 2 Tarakan, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan budaya menabung sejak dini, sekaligus membentuk karakter pelajar yang disiplin, hemat, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul memberikan apresiasi tinggi atas capaian Program KEJAR di Kota Tarakan. Hingga Triwulan II Tahun 2026, tercatat sebanyak 9.633 rekening tabungan pelajar telah terdaftar di BPD Kaltimtara.
“Capaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sektor perbankan, pihak sekolah, guru, hingga orang tua murid dalam memperluas akses serta meningkatkan literasi keuangan anak-anak kita,” ujar Khairul.
Ia juga berpesan kepada seluruh siswa yang hadir agar membiasakan diri menyisihkan uang secara rutin dan konsisten.
“Menabung tidak harus menunggu nominal yang besar, mulailah dari jumlah kecil terlebih dahulu. Yang tak kalah penting, anak-anak sekalian harus belajar membedakan mana kebutuhan yang prioritas dan mana yang sekadar keinginan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Tarakan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Gerakan Indonesia Menabung dan perluasan Program KEJAR sebagai fondasi utama melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, dan bijak secara finansial. (*)



