By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Digitalisasi Parkir di Tarakan: 120 Juru Parkir Dilengkapi QRIS, Bank Mandiri Beri Reward untuk Jukir Teraktif
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Digitalisasi Parkir di Tarakan: 120 Juru Parkir Dilengkapi QRIS, Bank Mandiri Beri Reward untuk Jukir Teraktif

Digitalisasi Parkir di Tarakan: 120 Juru Parkir Dilengkapi QRIS, Bank Mandiri Beri Reward untuk Jukir Teraktif

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 6 November 2025
Bagikan
Foto Bersama : Pemberian Reward Kepada Tiga Juru Parkir dengan Transaksi Qris Terbanyak Selama Bulan Oktober

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan bersama Perumda Aneka Usaha dan Bank Mandiri mempercepat digitalisasi pembayaran parkir tepi jalan dengan pembagian QRIS personal kepada 120 juru parkir. Program yang dimulai pada Oktober lalu menghadirkan insentif berupa penghargaan bagi tiga juru parkir dengan frekuensi transaksi QRIS terbanyak guna meningkatkan transparansi retribusi dan meminimalkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemberian ini berlangsung di Kantor Bank Mandiri Tarakan Simpang Tiga (Tarsiga) pada Kamis, (6/11/25).

Direktur Perumda Aneka Usaha, Anthon Joy, menjelaskan bahwa setiap juru parkir mendapatkan kode QRIS unik sehingga transaksi dapat tercatat per orang dan per kantong parkir.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Satu QRIS untuk satu jukir sehingga ketika masyarakat membayar parkir dengan QRIS, sistem akan mencatat kode unik dan jelas menunjukkan kantong parkir serta jukir yang menerima pembayaran,” kata Anthon.

Anthon menambahkan, skema ini memungkinkan uang parkir masuk langsung ke rekening penampungan dan kemudian diteruskan ke kas daerah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dengan menggunakan QRIS ini uang parkir itu langsung masuk ke rekening penampungan nanti akan dilanjutkan ke kas daerah sehingga tujuannya adalah untuk mengurangi kebocoran dari sektor parkir ini,” ujarnya.

Sebagai dukungan identitas dan penegasan status resmi jukir, Bank Mandiri juga menyediakan 120 rompi identitas berwarna biru bagi para juru parkir.

Meski mendorong nontunai sebagai opsi utama, Pemda dan Perumda menegaskan pembayaran tunai tetap diperbolehkan bagi pengguna yang belum memiliki dompet digital, dengan ketentuan masyarakat diminta tetap meminta karcis sebagai bukti pembayaran.

Branch Manager Bank Mandiri Tarakan Simpang Tiga, Ari Hardianto, menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan gerakan nontunai nasional serta visi Tarakan menjadi Smart City. Menurut Ari, targetnya adalah agar setiap kantong parkir memberikan kontribusi langsung ke PAD melalui sistem yang terstandarisasi.

“Targetnya satu, mengurangi kebocoran dan memastikan retribusi parkir benar-benar masuk ke kas daerah,” ujar Ari.

Ari menjelaskan bahwa kode unik pada setiap QRIS memudahkan rekonsiliasi transaksi sehingga dapat diketahui kantong parkir dan jukir yang paling produktif.

“Dengan kode unik per jukir, rekonsiliasi menjadi lebih mudah kami dapat melihat kantong parkir mana yang paling produktif,” katanya.

Untuk mempercepat adopsi, Bank Mandiri memberikan reward kepada tiga jukir dengan transaksi QRIS terbanyak selama periode awal pelaksanaan program sebagai stimulus agar jukir lebih proaktif menawarkan pembayaran digital kepada pengguna jalan.

Program pilot ini menjangkau sekitar 117 hingga 130 kantong parkir yang tersebar di Kota Tarakan. Pemerintah daerah menaruh harap bahwa dengan kombinasi sosialisasi, insentif, dan dukungan perbankan, kebiasaan masyarakat untuk membayar parkir secara digital akan meningkat sehingga manfaatnya dapat kembali ke pembangunan kota melalui peningkatan PAD. (sdq)

Fakta singkat

  • Juru parkir yang mendapat QRIS sebanyak 120 orang
  • Penghargaan diberikan kepada 3 juru parkir dengan transaksi QRIS terbanyak
  • Perkiraan kantong parkir yang terdata mulai dari 117 hingga 130 kantong
  • Tarif contoh yang tercatat di sistem yaitu motor Rp2.000 dan mobil Rp3.000
  • Dukungan identitas berupa 120 rompi warna biru disediakan Bank Mandiri

Anda Mungkin Juga Menyukai

DPD Hanura Kaltara Siapkan 3 Kader Potensial Maju di Senayan
Gubernur : Mualaf jadi Tanggung Jawab Umat Islam
Pelaku Tabrak Lari di Selumit Akhirnya Menyerahkan Diri
Ibadah Natal IKAT di Gereja Toraja Betlehem Berlangsung Khidmat, Walikota dan Tokoh Hadir
Wali Kota Tarakan Pimpin Aksi Bersih Sungai Peringati Hari Bakti PU ke-80
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber