Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Cegah Maraknya LGBT dan Penyakit Masyarakat, Tim Terpadu dan DPRD Tarakan Gencarkan Edukasi hingga Dorong Regulasi Khusus
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Cegah Maraknya LGBT dan Penyakit Masyarakat, Tim Terpadu dan DPRD Tarakan Gencarkan Edukasi hingga Dorong Regulasi Khusus

Cegah Maraknya LGBT dan Penyakit Masyarakat, Tim Terpadu dan DPRD Tarakan Gencarkan Edukasi hingga Dorong Regulasi Khusus

Redaksi
Redaksi
Published: 31 Juli 2026
Bagikan
4 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Sikap tegas ditunjukkan Pemerintah Kota Tarakan bersama DPRD Kota Tarakan dan Tim Terpadu Pencegahan Penyimpangan Perilaku Sosial dan Penyakit Masyarakat dalam merespons maraknya isu penyimpangan perilaku sosial dan fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang belakangan menyita perhatian publik.

Langkah konkret tersebut digodok melalui Rapat Koordinasi Penyimpangan Perilaku LGBT yang digelar di Kantor Sekretariat MUI Kota Tarakan, Jumat (31/7/2026). Ketua Tim Terpadu Pencegahan Penyimpangan Perilaku Sosial dan Penyakit Masyarakat Kota Tarakan, H. Khaerun Umam, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil rapat menyepakati sejumlah langkah strategis yang akan segera direalisasikan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Langkah pertama, kami menyepakati sosialisasi dan gerakan kampanye anti-LGBT secara masif. Sasaran utamanya adalah lembaga pendidikan seperti SD, SMP, SMA, madrasah, hingga pondok pesantren,” ujar Khaerun Umam.

Edukasi tersebut akan disebarluaskan melalui media spanduk/banner berdurasi pasang panjang serta kampanye aktif di media sosial. Gerakan bersurat ke sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan keagamaan dijadwalkan mulai berjalan pada awal pekan depan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menjelaskan alasan pemanduan sosialisasi difokuskan pada kalangan pelajar dan remaja. Menurutnya, usia sekolah merupakan fase krusial dalam pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar.

“Anak-anak sekolah ini dalam masa pubertas dan pencarian jati diri, sehingga sangat krusial untuk dibentengi. Untuk lokasi lain seperti tempat kebugaran (gym) atau kafe juga menjadi perhatian, namun prioritas utama kita saat ini adalah menyelamatkan generasi muda di sekolah,” jelasnya.

Selain sosialisasi, Tim Terpadu juga berencana melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wali Kota Tarakan guna membahas dukungan kegiatan, termasuk pemanfaatan momentum agenda publik seperti lomba gerak jalan peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus mendatang sebagai wadah kampanye edukatif.

Tak hanya langkah preventif di lapangan, usulan payung hukum berupa peraturan daerah (Perda) juga tengah dikaji secara intensif bersama pihak eksekutif dan legislatif.

“Kami akan berdiskusi lebih lanjut terkait kemungkinan pengusulan Raperda pencegahan penyimpangan seksual di Kota Tarakan. Harapan kita bersama, Kota Tarakan benar-benar bersih dan bebas dari penyimpangan LGBT,” tegas Khaerun Umam.

 

DPRD Kawal Regulasi dan Minta Sinkronisasi dengan Pusat

Dukungan penuh turut datang dari jajaran legislatif. Anggota Komisi II DPRD Kota Tarakan, dr. Yuli Indrayani, menyatakan kesiapan DPRD dalam mengawal pembentukan produk hukum guna menekan angka penyimpangan sosial dan penularan penyakit menular seksual.

“Kami dari DPRD Tarakan akan mengawal dan mengupayakan terkait regulasinya. Harapannya pada akhir tahun nanti bisa dianggarkan atau dinaikkan prospeknya. Hal-hal seperti ini akan terus kami perjuangkan,” tegas dr. Yuli.

Mengenai penyusunan Perda di tingkat daerah, dr. Yuli menekankan pentingnya kehati-hatian dan penyelarasan dengan regulasi nasional yang saat ini sedang dalam proses pembentukan di tingkat pusat.

“Di pusat saat ini sedang memproses rancangan undang-undang (RUU) tentang LGBT. Sehingga untuk membuat Perda tersebut, alangkah baiknya kita menunggu undang-undang tersebut disahkan agar Perda yang kita buat di daerah bisa sinkron dan tidak bertentangan dengan aturan pusat,” terangnya.

Meski pembentukan regulasi daerah harus menyelaraskan aturan pusat, Dr. Yuli menegaskan bahwa aksi pencegahan di lapangan tidak boleh berhenti. Ia menyoroti potensi bahaya penyebaran HIV/AIDS yang banyak dipicu oleh perilaku hubungan seksual bebas dan tidak sehat.

“Sembari menunggu produk hukum diusulkan dan disahkan, mari kita gempur sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah, komunitas, TPA, dan lingkungan masyarakat. Kita tidak boleh diam menunggu,” katanya.

Yuli juga mengimbau para orang tua dan pendidik untuk memperhatikan pola pengasuhan dasar anak agar tidak mengikis norma kepatutan gender sejak usia dini.

“Jangan menormalisasikan kebiasaan penggunaan barang-barang perempuan untuk anak laki-laki atau sebaliknya. Hal-hal dasar seperti ini menjadi pemicu terbentuknya perilaku penyimpangan tersebut. DPRD berkomitmen penuh mengawal hal ini demi keselamatan generasi muda Tarakan,” pungkasnya. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama
DPRD Tarakan Dorong Kepastian Status Lahan di WKP
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Hukum
25 September 2026

Berita Terhangat

Tarakan

Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan

11 Agustus 2026
Tarakan

Soroti Pelayanan BPN Tarakan, DPRD Tekan Pentingnya Kepastian Hukum Hak Tanah Warga

11 Agustus 2026
Tarakan

Pengurusan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan Tertahan Sumur Tua, DPRD Tarakan Gelar RDP

11 Agustus 2026
Tarakan

Ketua DPRD Tarakan Hadiri Pengukuhan DPC IWAPI, Tegaskan Komitmen Dukung Pengusaha Perempuan

11 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?