By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Bapenda Kejar Perusahaan Pemilik Alat Berat Penunggak Pajak yang Sudah Jatuh Tempo
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Advertorial > Bapenda Kejar Perusahaan Pemilik Alat Berat Penunggak Pajak yang Sudah Jatuh Tempo

Bapenda Kejar Perusahaan Pemilik Alat Berat Penunggak Pajak yang Sudah Jatuh Tempo

Redaksi
Redaksi
Published: 12 November 2021
Bagikan

BULUNGAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltara mencatat masih ada perusahaan yang memiliki alat berat namun belum membayar pajak hingga batas waktu yang sudah ditentukan.

Walaupun tahun ini sudah tidak ada penarikan pajak, namun tunggakan tahun sebelumnya tetap ditarget Bapenda Kaltara sebagai pemasukan bagi daerah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Memang masih ada tunggakan yang sudah jatuh tempo yang kami kejar,” ucap Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kaltara Sugiatsyah

Dia menjelaskan untuk Kaltara ada 4 daerah yang didapati adanya perusahaan yang memiliki tunggakan pajak alat berat. Sugiatsyah mengatakan jumlahnya sekitar Rp 3 miliar yang segera harus dibayar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Nanti kalau memang sudah mentok dan kami tidak sanggup lagi, maka kami serahkan kepada pihak kejaksaan,” paparnya.

Lanjut Sugiatsyah, alat berat ini kebanyakan bergerak pada sektor pertambangan. Dimana masing-masing daerah ada 1 perusahaan seperti di Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan dan Tana Tidung.

Dominasi dari perusahaan pertambangan, jadi di masing-masing daerah ada 1 perusahaan,” jelasnya.

Sugiatsyah memaparkan untuk perusahaan yang menunggak itu, Bapenda banyak melakukan cara persuasif. Pihaknya tidak bisa menargetkan waktu, pasalnya kebanyakan kantor pusat perusahaan tersebut berada di luar Kaltara.

“Terus terang kami petugas ketika ke perusahaan-perusahaan sangat memohon. Padahal sebenarnya dimana-mana petugas pajak itu sangat ditakuti,” tutupnya. (DKISP-Kaltara)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Hari Pertama Kerja, Loyalitas ASN jadi Perhatian
Dana Desa Terserap 100 Persen
ASN Harus Mampu Masuki Zona Kompetisi
Gubernur Hadiri Haul Guru Tua
Jumpai Forum Guru Swasta Tarakan, Gubernur Fokus Meningkatkan Kesejahteraaan
TAGGED:Alat beratBapendaBapenda KaltaraborneoFbFokusborneoFokusPajakPemprov kaltaraPerusahaan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber