By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Angka Stunting Masih Tinggi, Anggota DPR RI Alifuddin Fasilitasi Distribusi Makanan Tambahan untuk Balita
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Politik > Angka Stunting Masih Tinggi, Anggota DPR RI Alifuddin Fasilitasi Distribusi Makanan Tambahan untuk Balita

Angka Stunting Masih Tinggi, Anggota DPR RI Alifuddin Fasilitasi Distribusi Makanan Tambahan untuk Balita

Redaksi
Redaksi
Published: 12 Januari 2023
Bagikan

TARAKAN – Tingginya angka stunting menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali anggota Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKS H Alifuddin.

Bertempat di Alaska Cafe, Kota Tarakan, Rabu (11/1/2023) H Alifuddin secara simbolis menyerahkan makanan tambahan untuk balita. Makanan ini diserahkan kepada kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk serta Keluarga Berencana (DP3APPKB) Pemkot Tarakan Hj Mariam, masyarakat serta kader PKS.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ada sekitar 862 kotak makanan tambahan untuk balita yang diserahkan untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Upaya ini, untuk menurunkan angka stunting di Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dikatakan Alifuddin, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan kepercayaan untuk mendistribusikan makanan tambahan untuk balita.

“Bukan hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan terakhir di Kaltara,” kata Alifuddin usai menyerahkan makanan tambahan tersebut.

Kader PKS ini menyebutkan, pemberian makanan tambahan untuk balita ini diupayakan terus berlanjut hingga angka stunting menurun.

“Makanya diharapkan ibu hamil memakan makanan tambahan ini. Agar anaknya sehat dan begitu juga kepada anak-anak khususnya dari usai 0-2 tahun,” ujarnya.

Ketua BPW Kalimantan DPP PKS ini menyebutkan, kasus stunting sudah menjadi perhatian khusus pemerintah. Salah satu penyebabnya, masalah pola asuh dan pernikahan dini.

“Pesan saya, hindari pernikahan dini. Itu banyak terjadi karena ada yang kecelakaan. Ini persoalan agama juga, kita menghimbau para ulama, para ustad dan orangtua juga supaya menjaga anaknya agar tidak terjadi pernikahan dini,” imbuhnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kaltara Syamsuddin Arfah menambahkan, distribusi makanan tambahan untuk balita ini sebagai bentuk kehadirian PKS ditengah-tengah masyarakat khususnya di Kaltara. Targetnya kepada ibu-ibu yang memiliki anak balita, supaya tidak terjadi stunting.

“Kami sudah coba biskuit ini dan ternyata bukan hanya cocok untuk anak-anak kecil, kita (dewasa) pun juga cocok sangat layak. Alhamdulillah di Kaltara dipercayakan kepada saya untuk mendistribusikan kepada masyarakat,” jelas Syamsuddin.

Makanan tambahan untuk balita ini, sudah di distribusi seluruh Kaltara mulai dari Nunukan, Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan terakhir Kota Tarakan. Tujuan untuk mencegah stunting di Kaltara.

“Karena memang ini untuk meningkatkan gizi bayi, jadi bagi mereka yang gizi buruk ini sebagai makanan tambahan. Ini dibagi bukan hanya untuk orang-orang yang kurang mampu, tetapi kepada orang yang punya bagi kita kasih,” bebernya.

Anggota DPRD Provinsi Kaltara ini menilai, kasus stunting di Kaltara lumayan tinggi, makanya perlu edukasi yang besar kepada masyarakat. Terutama kepada ibu-ibu yang memiliki anak kecil.

“Ini pentingnya keluarga, pentingnya memperhatikan gizi dimulai waktu mereka pernikahan, persiapan sebelum menikah, setelah menikah, punya anak dan sebagainya, sehingga nanti kedepannya anak-anak menjadi sehat, bugar dan cerdas,” pungkasnya.(Sha)

Anda Mungkin Juga Menyukai

MANTAPKAN NIAT MENGABDI DI KALTARA
Silaturahmi ke Desa Kelapis Malinau, Ini Usulan Petani ke Fenry Alpius
Injakan Kaki di Kaltara, presiden PKS disambut tradisi Tepung Tawar
DPRD Prihatin Warga Malinau Kesulitan Air Bersih Dampak Sungai Tercemar Limbah Batubara
17 Parpol Peserta Pemilu 2024 Deklarasikan Pemilu Damai di Tarakan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber